Bos Signal: Peretas Smartphone Cellebrite Tak Setangguh Kelihatannya

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Cellebrite, alat untuk pengumpulan dan pengelolaan data digital, dilaporkan memiliki celah keamanan yang membuatnya rentan disabotase.

Celah keamanan itu pertama kali diungkapkan, Moxie Marlinspike, CEO Signal. Menurutnya piranti keras buatan Israel itu justru tidak bisa menjamin keamanan data yang berhasil dikumpulkan.

Sebelumnya, bos aplikasi perpesanan itu mengklaim telah meretas alat peretas telepon yang digunakan oleh polisi di Inggris dan di seluruh dunia untuk mengekstrak informasi dari perangkat yang disita.

Dalam postingan online, Marlinspike merinci serangkaian kerentanan di perangkat pengawasan yang dibuat oleh perusahaan Israel, Cellebrite.

“(Kami) terkejut menemukan celah keamanan dari perangkat lunak Cellebrite. Banyak peluang untuk eksploitasi data yang dimunculkan dari alat tersebut,” tulis Moxie Marlinspike dalam unggahan blog Signal, Kamis, 22 April.

Baca Juga:
Tobat, Kelompok Peretas Ini Nyatakan Pensiun dari Kejahatan Siber

Marlinspike menjelaskan jika file-file yang berhasil diekstraksi dari ponsel mudah untuk dieksploitasi. Kelemahan itu memudahkan siapa saja untuk menanam kode di ponsel yang akan mengambil alih perangkat keras Cellebrite jika digunakan untuk memindai perangkat. Dirinya bahkan bisa mengubah susunan data yang telah dikumpulkan oleh Cellebrite.

“Jika mereka menambahkan file, kemudian mengekstraksinya kembali, itu mungkin dapat membinasakan atau menginfeksi Cellebrite. Satu-satunya solusi yang dimiliki pengguna Cellebrite adalah tidak memindai perangkat,” tuturnya dikutip dari The Guardian (22/4/2021).

Cellebrite sendiri adalah perusahaan digital intelijen Israel yang menyediakan alat untuk pengumpulan, analisis, dan pengelolaan data digital. Alat tersebut sudah umum digunakan oleh polisi di berbagai negara, seperti oleh Kepolisian Republik Indonesia. Cellebrite jadi alat andalan polisi untuk menelusuri rekam jejak dan aktivitas dari sebuah perangkat.

Baca Juga:
Celah Keamanan TikTok, Peretas Bisa Curi Nomor Ponsel

Cellebrite menjadi perbincangan hangat setelah membantu FBI dalam meretas iPhone milik tersangka penembakan di San Benardino, AS.

Cellebrite ini dapat dibeli oleh siapa saja, baik instansi pemerintahan maupun masyarakat umum. Meski begitu Cellebrite menegaskan jika data-data yang dikumpulkan akan terjaga keamanannya.

“Cellebrite berkomitmen untuk melindungi integritas data pelanggan kami, dan kami terus mengaudit dan memperbarui perangkat lunak kami untuk melengkapi pelanggan kami dengan solusi intelijen digital terbaik yang tersedia,” tulis Cellebrite.

- Advertisement -

Latest News

Kebijakan Baru WhatsApp Segera Berlaku, Simak Lagi Poinnya

Technologue.id, Jakarta - Persyaratan baru dan kebijakan privasi WhatsApp akan berlaku mulai 15 Mei 2021. Pengguna yang ingin menggunakan aplikasi setelah tanggal...

Stok Langka, Sony Bakal Hadirkan PlayStation 5 Modifikasi

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 menjadi salah satu konsol yang paling diminati. Bahkan berhasil menjadi konsol dengan penjualan tercepat...

Twitter Jajal Tip Jar, Fitur Kirim-kirim Uang

Technologue.id, Jakarta - Twitter melakukan uji coba fitur Tip Jar pada aplikasinya yang ada di Android dan iOS. Fitur ini memungkinkan pengguna...

Clubhouse Versi Android Dirilis

Technologue.id, Jakarta - Clubhouse mulai ditinggalkan oleh pengguna iOS. Untuk menggaet pengguna dari platform lain, aplikasi media sosial berbasis video itu akhirnya...

Telkomsel Luncurkan Program UMKM Surakarta Go Digital

Technologue.id, Jakarta - Telkomsel melakukan kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Kota Surakarta dalam menyukseskan program UMKM Surakarta Go Digital. Senior Vice...

Related Stories