Technologue.id, Jakarta – Setelah sebelumnya sempat berhembus angin segar, perihal Qualcomm yang mulai mau membuka diri terhadap penawaran yang diajukan Broadcom, kini drama dari kedua produsen chipset tersebut kembali berlanjut.

Menurut sebuah laporan yang dilansir dari Ubergizmo.com (17/03/2018), Broadcom telah mengeluarkan pernyataan resmi mengenai rencana mereka untuk menarik diri dari proses akusisi Qualcomm.

Baca juga:

Mulai Melunak, Qualcomm Ajak Diskusi Broadcom Soal Harga

Ternyata langkah ini mesti diambil oleh Broadcom setelah Departemen Keuangan AS merilis pernyataan yang menyarankan agar mereka membatalkan niat mereka untuk mengakusisi Qualcomm. Tak lama kemudian menyusul keputusan resmi dari pemerintah AS yang menghalangi tawaran dari Broadcom pada Qualcomm.

Baca juga:

Broadcom Siap Pinangan Rp1.600 Triliun, Qualcomm Masih “Jual Mahal”

“Meski kami kecewa dengan hasil ini, Broadcom akan terus mematuhi pemerintah. Broadcom akan terus bergerak maju dan akan mengadakan rapat khusus pemegang saham sesuai rencana pada tanggal 23 Maret 2018. Direksi dan tim manajemen Broadcom dengan tulus menghargai dukungan yang kami terima dari pemegang saham Qualcomm dan Broadcom selama proses ini,” tulis Broadcom.

Baca juga:

Inikah Alasan Sebenarnya Qualcomm Tolak Pinangan Broadcom?

Sebenarnya langkah Broadcom untuk mengakusisi Qualcomm terbilang punya peluang yang cukup besar. Setelah sebelumnya Qualcomm yang menutup diri mulai terbuka dengan penawaran yang diajukan Broadcom. Kita nantikan saja, apakah drama ini telah benar-benar bisa dibilang berakhir.