Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Cara Cek E-mail Terdampak Kasus Data Pelanggan Bocor
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Insiden kebocoran data pengguna di sektor e-commerce kembali mengemuka. Sebanyak 91 juta akun pengguna Tokopedia dilaporkan telah dicuri dan beredar di internet.

Bila Anda salah satu pelanggan Tokopedia, ada baiknya memeriksa apakah akun e-mail Anda ikut terdampak atau tidak.

Baca Juga:
Bukan 15 Juta, Data Pengguna Tokopedia Bocor Capai 91 Juta

Salah satu cara yang bisa dipakai adalah melalui peramban milik Mozilla, Firefox. Firefox menyediakan situs web Firefox Monitor yang bisa melacak apakah email Anda telah dikompromikan atau tidak.

Firefox Monitor melacak alamat email yang diretas berdasarkan kebocoran data publik sejak 2007. Pencarian dasar ini memunculkan sebagian besar kebocoran data, "Tetapi tidak termasuk kebocoran yang berisi informasi pribadi yang sensitif," tulis Firefox Monitor di situs webnya yang diakses, Minggu (3 Mei 2020).

Menurut Firefox Monitor, kebocoran data situs web terjadi ketika penjahat siber mencuri, menyalin, atau mengungkap informasi pribadi dari akun daring.

"Biasanya ini merupakan hasil peretas yang menemukan titik lemah dalam keamanan situs web. Pembobolan juga dapat terjadi ketika informasi akun bocor secara tidak sengaja," tulis Firefox Monitor.

Anda bisa ikuti langkah berikut ini:

Buka peramban Firefox.

Ketik di bilah alamat https://monitor.firefox.com, selanjutnya klik di bagian Menu pilihan Pelanggaran. Atau, Anda bisa langsung mengklik tautan berikut ini: https://monitor.firefox.com/?breach=Tokopedia

Selanjutnya, Anda tinggal memasukkan alamat email yang dipakai untuk mendaftar di Tokopedia.

Baca Juga:
15 Juta Data Pengguna Bocor, Ini Kata Tokopedia

Selain itu, ahli keamanan cyber Teguh Aprianto melalui akun @secgron merekomendasikan situs pengecekan Have I been Pwned. Situs ini berisikan data alamat email dan keterangan apakah email tersebut masuk dalam data kredensial yang pernah bocor atau tidak.

Cara mengeceknya mudah saja. Cukup ketikkan alamat e-mail di kolom utama yang tersedia, lalu klik tombol "pwned" di sisi kanan. Laman "Have I Been Pwned" kemudian akan menelusuri database dan memberitahukan Anda apabila informasi akun tersebut pernah termasuk dalam kebocoran data.

Apabila ada akun yang terdampak kebocoran data, sebaiknya segera ganti password dan aktifkan sistem otentikasi two factor authentication untuk meningkatkan keamanan.

SHARE:

Google One Akan Lenyapkan Fitur VPN

WhatsApp Diprotes Gara-Gara Turunkan Batas Usia Pengguna Jadi 13 Tahun