Technologue.id, Jakarta – Flash mengeluarkan pengumuman resmi menjadi brand mandiri pembuat perangkat teknologi khusus anak muda. Sebelum berdiri sendiri, Flash merupakan bagian dari jajaran ponsel yang dikeluarkan Alcatel, anak usaha TCL dari Tiongkok.

Perceraian antara Alcatel dan Flash disebutkan didasarkan pada bisnis yang akan dilakoni keduanya. Flash diklaim bakalan memfokuskan diri menggarap generasi millenial dengan berbagai produk inovatif dan Alcatel lebih memilih pasar lebih luas lewat rangkaian ponsel mainstream.

“Kami memisahkan diri dari Alcatel supaya lebih fokus dalam menggarap pasar anak muda yang lebih dinamis. Sekarang kami punya tiga inti dalam melahirkan produk yakni Young, Fun and Cool,” ungkap Eko Susanto, Country Manager Flash Indonesia.

Pemisahan manajemen kedua perusahaan juga disebutkan tak mempengaruhi jajaran personil yang ada di dalamnya. Semua anggota manajemen yang sebelumnya mengurusi keluarga OneTouch Flash ditarik dalam perusahaan Flash yang baru.

“Biarpun telah berpisah dari Alcatel, secara manajemen tidak ada yang berubah di dalam Flash. Semua orang yang sebelumnya terlihat di acara peluncuran jajaran produk Alcatel masih terlihat kan sekarang,” jelas Yogi Babria, Business Development Director Flash di Rollingstone Cafe, Jakarta.

Plus 2 menjadi produk perdana yang dikeluarkan Flash untuk mengisi pasar smartphone di Indonesia. Diluncurkan dalam dua varian produk, Plus 2 bakalan dipasarkan secara eksklusif lewat Lazada dengan harga Rp 1,999 juta dan Rp 2,299 juta.