Jakarta – Changan Automobile semakin menguatkan ambisinya di panggung global. Pabrikan otomotif asal Tiongkok ini meluncurkan strategi baru bertajuk “1+4+4+5” untuk merealisasikan target besar tersebut.

Strategi ini diumumkan dalam ajang Global Strategy Launch and Global Partner Conference di Chongqing, China, pada 22 April 2026. Melalui strategi ini, Changan menargetkan masuk dalam 10 besar perusahaan otomotif dunia.

Target pendapatan yang dibidik sangat ambisius, yakni mencapai 600 miliar yuan atau sekitar Rp1.300 triliun pada 2030. Angka ini menunjukkan keseriusan Changan dalam berekspansi secara global.

Strategi “1+4+4+5” merupakan kelanjutan dari ekspansi global Changan yang sebelumnya dikenal melalui “Vast Ocean Plan”. Fokus utamanya adalah memperluas pasar internasional dan mempercepat transformasi menuju kendaraan listrik.

Dalam roadmap jangka panjangnya, Changan menetapkan sejumlah target pertumbuhan agresif hingga 2030. Perusahaan menargetkan penjualan kendaraan energi baru (NEV) mencapai 2,4 juta unit.

Selain itu, Changan juga membidik penjualan luar negeri sebanyak 1,5 juta unit. Perusahaan juga menargetkan peningkatan nilai merek hingga 200 miliar yuan dan masuk dalam jajaran 500 merek paling berpengaruh di dunia.

“Kita memasuki era baru yang luar biasa dimana terjadi transformasi besar dan penuh peluang yang belum pernah ada sebelumnya,” ujar Zhu Huarong, Chairman Changan Group. Ia menambahkan bahwa setiap transformasi membuka jalan untuk melahirkan generasi baru perusahaan kelas dunia.

Untuk mencapai target tersebut, Changan merumuskan enam langkah strategis. Langkah ini disebut “Six Major Leaps” yang menjadi fondasi transformasi perusahaan.

Langkah pertama adalah transformasi pengalaman berkendara menuju sistem kendaraan pintar. Transformasi ini berbasis teknologi kecerdasan buatan secara menyeluruh.

Kedua, transformasi energi dari mesin konvensional menuju solusi ramah lingkungan. Solusi ini mencakup kendaraan listrik, hybrid, hingga hidrogen dengan target puncak emisi karbon pada 2027.

Langkah berikutnya mencakup ekspansi skala bisnis melalui peningkatan penjualan kendaraan listrik dan pasar global. Changan juga membangun ekosistem industri yang lebih luas dan terintegrasi.

Strategi “1+4+4+5” juga ditopang oleh tiga rencana utama. Rencana tersebut adalah Green Plan, Intelligent Plan, dan Vast Ocean Plan.

Green Plan berfokus pada pengembangan kendaraan listrik dan pengurangan emisi karbon. Intelligent Plan diarahkan untuk mempercepat pengembangan teknologi kendaraan pintar yang lebih aman dan terhubung.

Di sisi lain, Vast Ocean Plan tetap menjadi motor utama ekspansi global. Pendekatan lokalisasi dan penguatan merek di berbagai negara menjadi kunci strategi ini.

Langkah ekspansi ini didukung oleh kinerja Changan sepanjang 2025. Perusahaan mencatat penjualan hampir 2,9 juta unit kendaraan atau naik 8,5 persen secara tahunan.

Penjualan kendaraan listrik Changan juga melampaui 1,1 juta unit. Perusahaan juga mengandalkan kekuatan riset dan pengembangan dengan lebih dari 24.000 tenaga ahli global.

Dalam ekspansi globalnya, Changan menggandeng Indomobil Group sebagai mitra strategis di Indonesia. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penetrasi kendaraan listrik di pasar domestik.

Langkah agresif Changan mencerminkan dinamika industri otomotif global yang semakin kompetitif. Produsen otomotif kini berlomba memperkuat inovasi sekaligus memperluas pasar internasional.