Technologue.id , Jakarta – Salah satu cara melindungi diri dari malware online adalah berhati-hati saat mengunduh file. Misal, membuka email dan mengunduh lampiran dari pengirim yang tidak dikenal atau mengunduh file dari situs web yang seolah menarik tentunya sangat tidak aman.

Namun tak dimungkiri, tidak semua orang memahami teknologi yang bisa membedakan situs web yang mencurigakan dari situs web aslinya. Hal inilah yang mendasari Google untuk ambil bagian dari perlindungan terhadap pengguna Chrome.

Baca Juga:
Google Batasi Iklan Video di Chrome dan YouTube

Google baru-baru ini mengumumkan bahwa untuk Chrome pihaknya akan mulai memperingatkan pengguna dari unduhan yang tidak aman pada bulan April ini. Menurut Google, seperti dilansir dari Ubergizmo, jenis file yang paling berisiko bagi pengguna akan jadi yang dilakukan paling awal, berikutnya akan mencakup lebih banyak file.

Peluncuran bertahap ini dirancang untuk mengurangi risiko buruk dengan cepat, memberikan peluang pihak pengembang untuk memperbarui situs, dan meminimalkan berapa banyak peringatan yang harus dilihat pengguna Chrome. Pihak Google juga mengakui kondisi ini akan mengganggu beberapa pengguna karena akan ada banyak pesan peringatan dan permintaan.

Baca Juga:
Google Chrome Bakal Punya Tombol Play, Apa Fungsinya?

Akan tetapi, upaya ini pada akhirnya dinilai akan membantu untuk menciptakan lingkungan penelusuran di Chrome yang lebih aman bagi pengguna, seperti pengguna yang lebih tua, yang bahkan mungkin tidak menyadari bahwa ancaman malware semacam itu sudah ada sejak awal.