Technologue.id, Jakarta – Wabah virus Corona mempengaruhi tren berbelanja, masyarakat saat ini beralih ke platform belanja online untuk memenuhi kebutuhan mereka. Menanggapi hal ini, Blibli mengaku akan meningkatkan standar operasional prosedur (SOP) di tubuhnya.

Melalui pernyataan tertulis pada Sabtu (21/3/2020), Fransisca Krisantia Nugraha, Senior Vice President of Trade Partnership Blibli mengatakan, “dengan semakin banyaknya peralihan pelanggan ke platform e-commerce, kami akan tingkatkan SOP di beberapa sektor.”

Baca Juga:
Aksi Tokopedia Redam Pandemi COVID-19

Fransisca menyebut kebersihan produk dan paket saat pengantaran menjadi prioritas dalam peningkatan SOP. Dikatakan bahwa sanitasi di gudang, hub, dan layanan logistik Blibli Express Service (BES) akan ditingkatkan standarnya.

Selain itu, SOP di sektor contactless shipping atau pengiriman tanpa kontak juga dilakukan guna mengurangi kontak langsung antara kurir BES dan pelanggan. Tanda tangan eletronik yang seharusnya dilakukan saat pelanggan menerima paket pun telah diganti dengan pengambilan foto oleh kurir.

Fransisca menambahkan bahwa telah mewajibkan penggunaan masker dan sarung tangan bagi kurir saat bertugas untuk menjamin kebersihan & kesehatan. Kemudian penyesuaian lain adalah memperpanjang waktu pengembalian produk menjadi 30 hari, berlaku hingga 31 Maret 2020.

Baca Juga:
Sekolah Libur Karena Corona, Ruangguru Hadirkan Sekolah Online

Dalam situasi tanggap darurat ini Blibli juga membatasi pembelian bahan pangan dan produk sanitasi. Pembatasan ini untuk menjamin ketersediaan produk terutama bahan pangan selama darurat virus Corona.

Blibli sendiri telah mengatur secara otomatis kuantitas produk yang pelanggan dapat masukan ke keranjang belanja sesuai batas. Ketika pelanggan memasukan lebih dari batas kuantitas yang telah ditentukan, pelanggan tidak dapat melanjutkan proses check out dan pembayaran.