Dapat Ancaman, PS5 Versi Hitam Urung Dirilis

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Playstation 5 (PS5) edisi hitam telah dinanti gamers. Tak lama diluncurkan, PS5 edisi khusus itu langsung diserbu gamers. Sistem kehabisan stok. Sayangnya, belum menambah pesanan lagi setelah mendapatkan ancaman.

PS5, konsol game generasi berikutnya andalan Sony, dan dilengkapi dengan fitur berteknologi tinggi dan canggih seperti dukungan untuk kecepatan refresh 120 Hz, AMD Freesync, HDR, resolusi 4K, serta framerate 60 fps +. Biasanya, hadir dengan warna putih.

Baca Juga:
Caviar Luncurkan PlayStation 5 Berlapis Emas

PS5 edisi hitam menjadi sebuah tren. Sejak konsep PS5 versi hitam keluar, banyak gamers yang menyukai perubahan ini. Konsol game ini dibuat berdasarkan prototipe PS2 berwarna hitam, tapi dengan kecanggihan dan keunggulan PS5.

Peluncuran PS5 hitam akan dibatasi hanya pada 304 konsol pada awalnya (tampaknya sesuai dengan tanggal peluncuran PS2). Namun akibat banyaknya permintaan, diperkirakan akan ditambah produksinya.

Sejak pekan lalu, model PS5 edisi hitam mulai dijual melalui toko SUP3R5. Salah satu keunggulannya, tampilan yang ramping dan klasik untuk PS5, dibanderol dengan harga yang lebih mahal dibandingkan PS5 standar.

Diansir dari The Verge, Selasa (12/1/2021), menuliskan, pihaknya mendapatkan ancaman terhadap keamanan sistem. Terpaksa mengambil langkah tersebut.

“Tadi malam, tim kami mulai menerima ancaman yang dapat membahayakan keselamatan mereka. Kami menanggapi ancaman ini dengan serius. Kami tidak bersedia mengambil risiko keselamatan, atau potensi dampak yang ditimbulkannya terhadap pengiriman pesanan,” sebut pihak VGC.

Baca Juga:
Mujur, Pria Ini Jual Box Kosong Playstation 5 Setelah Pungut dari Tempat Sampah

Untuk pembeli yang telah menyetorkan uang, pihak toko akan mengembalikan dananya secara penuh. Laporan dari situs t3, di Twitter, beberapa orang melaporkan menerima pemberitahuan tentang pengembalian dana.

Mungkin tidak mengherankan, peluncuran PS5 hitam tidak berjalan mulus. Sebelumnya, banyak pengguna mengalami masalah pembayaran. Pengguna lain yang memilih PayPal berhasil mendapatkan kembali refund. Sementara yang lain masih menunggu, dan merasa khawatir.

- Advertisement -

Latest News

128 Juta iPhone Terinfeksi Malware

Technologue.id, Jakarta - Apple baru-baru ini mengungkapkan bahwa ada upaya penyerangan malware ke ratusan juta pengguna iOS. Sebanyak 128 juta pengguna iOS...

#SavePalestine Bergema Imbas Serangan Israel ke Masjid Al-Aqsa

Technologue.id, Jakarta - Warganet dari seluruh dunia mengecam serangan udara mematikan Israel di jalur Gaza dengan mencuitkan tagar #SavePalestine.

Resident Evil: Village Raup 100.000 Gamer dalam 2 Hari

Technologue.id, Jakarta - Resident Evil: Village berhasil memecahkan rekor baru di Steam. Game besutan Capcom tersebut telah meraih pemain aktif hingga lebih...

PlayStation 5 Masih Langka Hingga Tahun Depan

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 akan tetap langka hingga tahun 2022. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Financial Officer (CFO) Sony, Hiroki...

Call of Duty Mobile Bikin Event Berhadiah PlayStation 5

Technologue.id, Jakarta - Call of Duty: Mobile bikin event Nastar yang bakal hadir selama Bulan Ramadhan. Ada banyak hadiah yang disiapkan untuk...

Related Stories