Dell Technologies Menciptakan Standar Baru untuk Membuka Potensi Data dengan PowerScale

Technologue.id, Jakarta – Dell Technologies memperkenalkan Dell EMC PowerScale, lini sistem storage terbaru yang dirancang dengan software storage dan hardware server terkemuka di industri. PowerScale menjadi sebuah standar baru untuk membantu organisasi menangkap dan memanfaatkan data tidak terstruktur, seperti dokumen, gambar, video, dan konten media sosial.

“Jumlah data tidak terstruktur yang disimpan perusahaan sebagai berkas atau objek storage diprediksi akan naik tiga kali lipat di tahun 2024, dan tidak ada tanda yang menunjukkan perlambatan,” kata Dan Inbar, president dan general manager, Storage, Dell Technologies. “Di era data ini, bisnis perlu cara yang sederhana, mulus, dan hemat biaya untuk menyimpan dan menggunakan data tidak terstruktur agar bisa berinovasi, menciptakan perbedaan yang lebih baik, dan membawa produk ke pasar lebih cepat. Lini Dell EMC PowerScale menghadirkan fondasi yang dibutuhkan perusahaan untuk membuka potensi data mereka, dimana pun data tersebut berada, dan menggunakannya untuk menghasilkan dampak bisnis yang berarti.”

“Organisasi di Asia Pasifik dan Jepang mencari solusi agar storage data tidak terstruktur mereka dapat melakukan tiga hal dengan baik – terskalakan (scalable), bisa mengelola volume dan jenis data yang terus berkembang, dan menangani data dengan baik dimana pun data tersebut berada,” kata Jay Tuseth, General Manager, Unstructured Data Solutions, Asia Pasifik, Jepang & China, Dell Technologies. “Portofolio storage Dell EMC PowerScale dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami dan memungkinkan mereka untuk membuka semua potensi data yang mereka miliki dengan menawarkan cara yang sederhana dalam skala apa pun, menangani semua data tidak terstruktur, baik di seluruh data center, di perangkat edge, maupun di cloud, dan menyediakan wawasan yang cerdas berdasarkan data dan infrastruktur mereka.”

Pemimpin storage enterprise membuka potensi data tidak terstruktur

Dell EMC PowerScale bekerja menggunakan OneFS generasi berikut, yaitu sistem operasi yang terkenal sebagai tenaga dari Dell EMC Isilon. Lini PowerScale ini menghadirkan PowerEdge-based PowerScale all flash berukuran 1U dan NVMe nodes dan Isilon all-flash, hybrid, dan archive nodes yang bekerja dalam sistem operasi PowerScale OneFS 9.0.

Lini PowerScale ini menghadirkan hingga 15,8 juta operasi input-output per detik (IOPS) tiap cluster, menghadirkan kinerja yang dibutuhkan pelanggan untuk menangani beban kerja berat seperti AI, analytics, IoT, media digital, kesehatan, dan ilmu-ilmu kehidupan lainnya. All-flash PowerScale F200 nodes terbaru mampu menghadirkan kecepatan kinerja hingga lima kali lebih cepat dari generasi sebelumnya. Peningkatan reduksi data inline membuat platform ini lebih efisien hingga enam kali lipat.

Kesederhanaan di skala apa pun

PowerScale mampu bekerja mulai dari skala kecil dan tumbuh ke skala masif berukuran petabyte tapi tetap sederhana dan mudah digunakan:

  • Skala tanpa gangguan: Klaster PowerScale dapat ditingkatkan dari 11TB kapasitas mentah ke 60PB dan jutaan berkas beroperasi tanpa gangguan atau downtime yang tentunya akan sangat merugikan pelanggan. Nodes bisa ditambahkan ke dalam PowerScale maupun klaster Isilon yang telah ada hanya dalam waktu 60 detik.
  • Otomatisasi cerdas: Dengan kapabilitas scale-out cerdas, PowerScale dapat mendistribusikan sumber daya secara efektif sehingga pelanggan dapat menikmati kinerja terbaik dari sebuah klaster.
  • Tangguh dan efisien: Dengan kebijakan failover yang fleksibel, PowerScale mengutilisasi sebuah klaster storage hingga 85% dan bertahan meski terjadi kegagalan multi-node.
  • Infrastruktur yang dapat diprogram: Mampu mendukung sejumlah kerangka kerja manajemen dan orkestrasi container terdepan, seperti Kubernetes dan Ansible, sehingga pelanggan dapat mempersingkat pengembangan aplikasi dan memangkas waktu implementasi.

Wawasan cerdas

Dell Technologies mempermudah pelanggan untuk memahami kondisi infrastruktur data dan storage mereka melalui software yang termasuk di PowerScale :

  • Membuat data bekerja: Software Dell EMC DataIQ yang diperkenalkan di sini, membantu perusahaan mendapatkan nilai bisnis dari data tidak terstruktur, yang biasanya tidak dikategorisasi dan terisolasi di masing-masing unit bisnis. DataIQ mengurai isolasi data tersebut dengan menyajikan tampilan tunggal berkas dan objek data di Dell EMC, storage pihak ketiga dan cloud publik. Pengguna dapat mengontrol data mereka dengan lebih baik, memastikan tim yang tepat memiliki akses ke data tersebut, dan meraih manfaat maksimal dari investasi mereka sepenuhnya dengan memastikan data disimpan di tingkat yang tepat dalam lingkungan storage mereka.
  • Pengawasan kondisi storage secara proaktif: Software pemantauan dan analitik infrastruktur Dell EMC CloudIQ menggabungkan pembelajaran mesin (machine learning) dan kecerdasan manusia untuk menghadirkan analisa kinerja dan kapasitas real-time, serta pelacakan historis dalam satu tampilan tunggal infrastruktur Dell EMC. kepada para pelanggan

Semua data, dimana saja

PowerScale mendukung berbagai protokol file dan pelanggan dapat dengan mudah menerapkannya untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur mereka:

  • Aplikasi apa pun: PowerScale OneFS 9.0 mendukung multiprotokol yang luas, termasuk dukungan S3 baru untuk aplikasi modern yang mengandalkan object storage. Dukungan protokol tambahan, seperti NFS, SMB dan HDFS, memungkinkan pelanggan untuk menjalankan aplikasi tradisional dan modern dalam jumlah yang besar tanpa masalah kompatibilitas.
  • Penerapan yang fleksibel: PowerScale sangat mudah diterapkan dalam inti datacenter, di lokasi perangkat edge, atau sebagai bagian dari strategi multicloud. Dengan ukuran ringkas 1U dan ukuran klaster minimum all-flash F200 dan NVMe F600 PowerScale node baru membuat PowerScale menjadi pilihan ideal untuk penerapan edge.
  • Dukungan multi-cloud: PowerScale untuk Multi-cloud dapat langsung terhubung ke semua cloud publik utama sebagai sebuah layanan terkelola (managed service) – ideal bagi pelanggan yang ingin memindahkan atau menggunakan aplikasi berat di cloud. Pelanggan Google Cloud yang ingin menghemat waktu dan kompleksitas manajemen dapat memilih Dell Technologies Cloud PowerScale untuk Google Cloud, layanan cloud orisinil yang menggabungkan kinerja, skala, dan pengalaman PowerScale yang konsisten dengan biaya dan kemudahan dari Google Cloud.

Latest News

Jaringan 5G Bisa Ganggu Lalu Lintas Udara?

Technologue.id, Jakarta - Dunia telekomunikasi terus berkembang. Kini, 5G dianggap sebagai standar teknologi generasi kelima untuk jaringan seluler broadband, yang mulai digunakan...

Daftar Game Ekslusif Xbox yang Bakal Rilis di 2021

Technologue.id, Jakarta - Tahun baru, yang berarti ada pertandingan baru di depan mata. Bagi yang suka game konsol, ada banyak game eksklusif...

Microsoft Akan ‘Hidupkan’ Kembali Orang yang Telah Meninggal

Technologue.id, Jakarta - Teknologi jika digunakan dengan baik bisa membantu dalam setiap sendi kehidupan masyara. Misalnya, perkembangan ponsel yang begitu cepat, membuat...

Render iPad Pro 2021 Beredar

Technologue.id, Jakarta - Bocoran terkait iPad Pro 2021 kembali mencuat. Kali ini bocoran datang dari pembocor kenamaan, David Kowalski.

Samsung Ikut Tren Tanpa Charger di Paket Pembelian Ponsel

Technologue.id, Jakarta - Menghilangkan charger dalam paket pembelian ponsel tengah menjadi tren belakangan ini. Setelah pertama kali dipelopori oleh Apple, Samsung pun...

Related Stories