Demi Bisa Masuk China, Facebook Pun Tunduk pada Sensor

Mark Zuckerberg, CEO Facebook (source: Facebook)

Technologue.id, Jakarta – Kans Facebook untuk kembali ke Tiongkok pasca diblok sejak 2009 lalu terbuka. Pasalnya, jejaring sosial terpopuler itu dilaporkan telah mengembangkan tool khusus untuk memblokir posting tertentu agar tidak terlihat oleh user di suatu kawasan, atau dalam kasus ini netizen di China.

Sang CEO, Mark Zuckerberg, kabarnya sangat mendukung implementasi tool ini. Sebab dengan teknologi ini, mereka bisa menyensor konten sensitif yang bisa saja membuat pemerintah Negeri Tirai Bambu luluh dan mengizinkan masyarakatnya mengakses Facebook lagi.

Dalam penerapannya nanti, konon raksasa medsos itu akan menggandeng pihak ketiga, yang kemungkinan dari Tiongkok, untuk menyeleksi konten yang di-share oleh penggunanya. Mereka pulalah yang punya wewenang apakah konten tersebut bisa muncul di feed user di sana.

Kepada Fortune (22/11/16), pihak Facebook mengaku sudah sangat tertarik dengan pasar Tiongkok dari dulu. “Namun, kami belum membuat keputusan apa pun terkait pendekatan kami ke China,” aku perwakilan Facebook tersebut.

Kalau memang nanti Facebook jadi menginjakkan kaki di Tiongkok, mereka sudah ditunggu kompetitor lokal yang begitu kuat. Sebab, mereka sudah punya basis pengguna yang besar, misalnya Tencent QQ, RenRen, atau Weibo.

 

Baca juga:

Sekeren Ini Kantor Baru Facebook di New York

Facebook Pun Tunduk pada Uni Eropa

4 Anak Muda Ini Punya Solusi dari Serbuan Berita Hoax di Facebook