Demi Empat Kamera di Galaxy A9, Samsung Rela Lenyapkan Fitur Anti-Air?

Technologue.id, Jakarta – Empat kamera bersemayam di punggung belakang Galaxy A9 menjadi fitur paling menonjol di segmen ponsel menengah saat ini. Namun dibalik kelebihan yang disodorkan Samsung itu, ternyata perusahaan lagi-lagi meniadakan sertifikasi anti-air pada model terbaru Galaxy A Series.

Samsung Galaxy A9 tak memiliki sertifikasi IP68 yang sudah menjadi fitur wajib di Galaxy A Series sejak tahun 2017. Sebelumnya, vendor asal Korea Selatan itu sudah lebih dulu menghilangkan kemampuan anti-air pada Galaxy A6 dan A6 Plus (2018). Menanggapi hal ini, pihak Samsung Indonesia mengemukakan alasannya.

“Kita lihat dari sisi kebutuhan konsumen, (Galaxy) A9 ini yang diutamakan memang development fitur kameranya. Jadi tidak IP68,” kata Denny Galant, Head Of IT & Mobile Product Marketing Samsung Galaxy, saat peluncuran Galaxy A9, di Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

Baca juga:

Samsung Galaxy A9 Dijual Esok, Ini Dia Empat Fungsi Masing-masing Kamera

Ia menampik, Samsung sengaja menghilangkan fitur anti-air tersebut karena alasan adanya empat kamera. Namun, strategi ini dilakukan mengacu pada riset konsumen, di mana perlu fokus di satu fitur utama yang betul dibutuhkan pasar, di samping menawarkan nilai jual yang berbeda.

“Kami lihat survey konsumen untuk segmen ini, kami lihat mau menargetkan segmen yang mana. Di segmen ini, mereka suka mengambil foto. Bukan berarti mengorbankan (anti-air), tapi kami prioritaskan fitur-fitur mana dan inovasi apa yang kita sematkan. Maka, di sini kami utamakan fitur empat kamera dengan intelligence feature di dalamnya,” tuturnya.

Baca juga:

Tiga Kamera Di Samsung Galaxy A7 (2018) Punya Cita Rasa Galaxy Note 9

Selain menyajikan empat kamera belakang pertama di dunia, Samsung Galaxy A9 juga menghadirkan spesifikasi mumpuni smartphone segmen mid-to-high. Di antaranya bentang layar 6,3 inchi Full HD+ Super Amoled, chipset Qualcomm Snapdragon 660 disertai dengan pilihan RAM 6 GB dan memori internal 128 GB. Kapasitas penyimpanan ini masih bisa diperluas melalui microSD hingga 512GB. Harga Galaxy A9 dijual sebesar Rp7.999.000.

Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronics Indonesia (Choiru Rizkia / Technologue.id)

Baca juga:

Samsung Galaxy A7 vs Galaxy A9, Ketahui Perbedaan Jumlah Kameranya

Di segmen ponsel harga Rp6 juta sampai Rp8 juta, brand Samsung memang masih menguasai pangsa pasar Tanah Air. Dikatakan Bernard Ang, IT & Mobile Business Vice President Samsung Electronics Indonesia, market share Samsung untuk kategori menengah ke atas sudah melampaui angka 85 persen, berdasarkan laporan GfK per September 2018.

“Samsung memimpin pasar smartphone mid-high segment sebesar 85 persen, dan kami akan selalu fokus memberikan inovasi yang bermanfaat buat konsumen,” ungkap Ang.

Latest News

Cara Unduh dan Main Free Fire di PC Tanpa Emulator

Technologue.id, Jakarta - Meski sebagai game mobile, “cara unduh Free Fire di PC tanpa emulator” selalu jadi topik populer di kalangan pemain...

Quipper Bikin Kompetisi untuk Guru Tingkat SMA Se-Indonesia, Total Hadiahnya Rp52 Juta!

Technologue.id, Jakarta - Quipper kolaborasi bareng Fruit Tea Sosro bikin kompetisi berjudul Apresiasi Guru Inspiratif Indonesia 2020. Kompetisi ini dikhususkan bagi guru...

Meluncur Tahun Besok, Ini Bocoran Samsung Galaxy Z Flip 3

Technologue.id, Jakarta - Setelah sukses menghadirkan Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Flip 5G, Samsung dikabarkan tengah bersiap menghadirkan penerusnya, yakni Galaxy...

Tokopedia Berdayakan Perempuan di Era Digital Lewat ‘START Summit Extension: Women in Tech’

Technologue.id, Jakarta - Tokopedia menggelar START Summit Extension dengan tema Women in Tech secara daring pada 28 November 2020 pukul 09.30-19.00 WIB....

Samsung Berhenti Rilis Seri Galaxy Note Pada 2022?

Technologue.id, Jakarta - Samsung dilaporkan bakal menghentikan produksi generasi Galaxy Note-nya dalam dua tahun kedepan. Sebuah tweet oleh @cozyplanes...

Related Stories