Di Negara Ini, iPhone Mulai Tak Laku

Technologue.id, Jakarta – iPhone bisa jadi adalah salah satu merk smartphone yang sangat digemari di belahan bumi bagian barat. Namun itu tidak terjadi di negeri tirai bambu.

Dikutip dari NextPowerUp (13/04/17), baru-baru ini sebuah lembaga riset pasar, Kantar merilis data tentang pangsa pasar smartphone berdasarkan sistem operasi yang digunakannya. Dan hasilnya, terjadi penurunan pangsa pasar smartphone yang berbasis iOS (iPhone) di Tiongkok.

Berdasarkan data tersebut, tahun 2016 lalu iPhone masih memiliki pangsa pasar sebear 22,1 persen. Sementara hingga Februari 2017, angka tersebut terus merosot ke angka 13,2 persen. Ini artinya, ada penurunan sekitar 8,9 persen.

Sementara untuk smartphone berbasis Android, pada periode yang sama, porsinya meningkat dari 77,1 persen ke 86,4 persen. Dengan kata lain, terjadi peningkatan pangsa pasar sebesar 9,3 persen.

Lain halnya di Amerka Serikat. Pangsa pasar iPhone justru meningkat dari 38,3 persen menjadi 42 persen sehingga pangsa pasarnya naik sebesar 3,8 persen.

Sebaliknya, porsi smartphone Android di Amerika malah menurun. Jika pada Februari 2016 masih 58,9 persen, kini sedikit menurun ke angka 55,9 persen atau terjadi berkurang 3 persen.

 

Baca juga:

Di Mana Beli iPhone 7 dan 7 Plus yang Resmi di Indonesia?

iOS 10.3 Bawa Fitur Baru untuk iPhone, Apa Saja?

iPhone 7 Bermotif Gores?