Dikonfirmasi Suntikan Investasi Rp 16 Triliun, Nadiem Go-Jek: No Comment

Nadiem Makarim CEO dan Founder Go-Jek

Technologue.id, Jakarta – GoJek sudah menjadi perusahaan rintisan teknologi berjuluk Unicorn asal Indonesia karena memiliki nilai perusahaan lebih dari Rp 1 triliun. Ternyata perusahaan penyedia layanan transportasi berbasis online itu diam-diam baru saja menerima tambahan pendanaan dalam jumlah fantastis, Rp 16 triliun.

Nadiem Makarim, CEO dan Co-founder GoJek yang ditemui Technologue.id di kantor barunya enggan memberikan konfirmasi terkait investasi yang baru diterimanya. “No comment, sorry saya sudah ada tamu,” kata Nadiem ketika dikonfirmasi awak media, Selasa (9/5/2017).

Kabar investasi baru yang diterima GoJek sebelumnya diungkap oleh media teknologi luar Indonesia, TechCrunch dari sumber terpercayanya. Media tersebut mengabarkan bahwa GoJek baru saja mendapat pendanaan dari perusahaan raksasa teknologi asal Tiongkok, Tencent sebesar US$ 1,2 miliar atau setara Rp 16 triliun untuk melawan Uber.

Sumber itu menyebutkan bahwa kesepakatan antara GoJek dan Tencent sudah terjadi minggu lalu dan bakalan segera diungkap ke publik. Suntikan dana yang baru saja diterima GoJek itu membuatnya memiliki nilai perusahaan Rp 40 triliunan.

Sebelumnya, GoJek pada bulan Agustus 2016 juga baru saja menerima tambahan modal sebesar Rp 7,3 triliun. Suntikan modal itu berasal dari sekelompok investor yang baru berinvestasi ke GoJek seperti KKR, Warburg Pincus, Farallon Capital dan Capital Group Private Markets maupun investor lamanya semacam Northstar Group, NSI Ventures, dan Rakuten Ventures.

GoJek sendiri sekarang ini sudah menjalankan bisnisnya ke 25 kota di seluruh Indonesia. Perusahaan ini mengaku sudah memiliki lebih dari 250 ribu mitra pengemudi dan 7 ribuan mitra lain yang membantunya terus berkembang di industri teknologi Indonesia.

Baca juga :
Go-Jek Kantongi Rp16 Triliun, Siapa Penyuntiknya?
GoJek Permudah Mitra Umroh, Haji dan Punya Rumah
Tim Pengembangan Alat Pelacak Resmi Menangkan Kompetisi Go-Jek, Go-Hackathon