Dikritik Pasang Tarif Internet Selangit, Ini Kata Telkomsel

Dirut Telkomsel, Ririek Adriansyah (tengah) meraih penghargaan sebagai CEO of The Year 2016 (source: Telkomsel)

Technologue.id, Jakarta – Peristiwa pembobolan terhadap situs resmi Telkomsel punya arti lain, di samping website operator telekomunikasi ternama di Indonesia yang ternyata masih rentan. Ya, peretas www.telkomsel.com itu juga sekaligus mengkritik penetapan tarif layanan internet Telkomsel yang terlampau tinggi.

Telkomsel pun angkat bicara guna menanggapi kritikan yang tak sepele ini. Pertama-tama, mereka berterima kasih karena aksi si hacker dan munculnya suara-suara netizen yang mendukung serangan cyber ini menandakan layanan mereka sudah digunakan oleh banyak orang.

Kemudian, perusahaan yang digawangi oleh Ririek Adriansyah ini juga mencoba meluruskan bahwa ada pertimbangan tertentu dalam penentuan tarif. Tak cuma ingin mengedepangkan kualitas, Telkomsel berusaha untuk meyakinkan bahwa biaya operasional turut berpengaruh.

“Dalam menetapkannya [tarif], kami merujuk pada komponen biaya jaringan, termasuk untuk kebutuhan akses bandwidth internasional. Untuk itu, kami menawarkan berbagai pilihan paket Internet kepada pelanggan, dengan berbagai pilihan harga,” papar Adita Irawati, Vice President Corporate Communications, kepada Technologue.id dalam pernyataan tertulis.

Adita lantas memamerkan bahwa jaringan yang pihaknya cakup se-Tanah Air sudah mencapai 95 persen. Wilayah pelosok negeri hingga perbatasan pun banyak yang telah teraliri sinyal dari anak perusahaan Telkom Indonesia itu berkat total BTS sebanyak 137 ribu unit yang mereka miliki.

Sementara dari segi user, basis pengguna Telkomsel termasuk yang terbesar. Saat ini pelanggan Telkomsel ada 169 jutaan, di mana sekitar 50 persen di antaranya tercatat sebagai pelanggan 3G/4G.

 

Baca juga:

Kesal Harga Kuota Internet Mahal, Hacker Usili Situs Resmi Telkomsel

XL dan Indosat Sindir Telkomsel, Tapi Mulut Netizen Lebih Pedas

Kuota Telkomsel Mahal, Lambe Turah Jarang Update?