Dituduh Curi Data Pengguna, Xiaomi Buka Suara

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Xiaomi baru-baru ini dituding telah mengumpulkan data para penggunanya secara diam-diam lewat browser. Menanggapi hal tersebut, perusahaan teknologi asal China itu mengaku kecewa.

Dilansir dari blog resminya pada Selasa (5/5/2020), Xiaomi mengatakan, “Kami kecewa dengan artikel dari Forbes. Kami rasa mereka salah memahami mengenai apa yang kami komunikasikan tentang prinsip dan kebijakan privasi data kami.”

Baca Juga:

Makin Mesra, Xiaomi dan Samsung Garap Kamera 150MP


Xiaomi menyebut privasi pengguna dan keamanan internet merupakan prioritas utama perusahaan. Untuk itu, perusahaan secara ketat mengikuti peraturan keamanan privasi yang berlaku.

Xiaomi mengaku telah mengumpulkan data seperti data browsing, sistem informasi, preferensi, hingga crash report sesuai dengan aturan yang berlaku. Menurutnya semua itu dilakukan dengan seizin pengguna dan informasi yang dikirim bersifat anonim dan terenkripsi.

“Pengumpulan data ini bersifat anonim dan terenskripsi, dimaksudkan untuk analisis internal yang bertujuan untuk memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengguna. Ini umum dilakukan dengan tetap menjaga privasi dan keamanan data,” ujar Xiaomi.

Baca Juga:

Daftar Smartphone Xiaomi yang Bakal Dapatkan MIUI 12

Xiaomi sendiri sebelumnya disebut telah mengumpulkan data pengguna secara diam-diam oleh seorang peneliti keamanan siber bernama Gabi Cirlig dan disiarkan oleh Forbes. Ia mengaku menemukan kejanggalan pada ponsel Redmi Note 8 miliknya dimana pada ponsel tersebut Xiaomi dapat memantau aktivitas yang dilakukan.

Cirlig menyebut Xiaomi dapat mengetahui situs mana saja yang dikunjungi di browser hasil penelusuran mesin pencari Google dan DuckDuckGo, hingga newsfeed yang ada di halaman utama browser.
Selain itu, Cirlig juga mengatakan bahwa Xiaomi dapat merekam aktivitas lain seperti folder mana saja yang dibuka, status bar dan menu setting mana yang diakses, bahkan navigasi layar mana yang disentuh.

- Advertisement -

Latest News

Huawei Tak Jadi Rilis Mate 50 Tahun Ini?

Technologue.id, Jakarta - Umumnya, hampir setiap tahun Huawei meluncurkan dua produk flagshipnya yakni seri P dan seri Mate. Namun tahun ini, sepertinya...

Bukalapak Bakal IPO pada Agustus 2021

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan e-commerce, Bukalapak akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada bulan Agustus mendatang.

Smartfren Uji Coba 5G di Frekuensi 26 GHz, Seberapa Kencang?

Technologue.id, Jakarta - Smartfren bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menguji jaringan 5G pada Kamis (17/6/2021) dengan menggunakan frekuensi 26 GHz...

Utamakan Uji Mutu, vivo Jamin Kualitas Smartphone

Technologue.id, Jakarta - Komitmen brand smartphone vivo dalam memenuhi permintaan pasar smartphone di negeri ini tidak pernah mengendur. Hal ini dibuktikan dengan...

Snapdragon Wear 3100 dan 4100 Bisa Gunakan Wear OS Terbaru

Technologue.id, Jakarta - Ketika ada pembaharuan sistem operasi, kompatibilitas pada perangkat lama selalu menjadi pertanyaan klasik bagi para penggunanya. Termasuk dengan pembaharuan...

Related Stories