Dompet Dhuafa Siapkan Digitalisasi Zakat Fitrah

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Wabah Corona (COVID-19) yang tengah melanda Negeri ini membuat Ramadan kali ini sedikit berbeda. Guna mencegah penyebaran wabah Corona, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menyalurkan zakat secara online.

Melihat kecenderungan tersebut, Dompet Dhuafa menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan platform dan perbankan untuk memudahkan masyarakat dalam berzakat secara online.

“Ramadhan ini mari menunaikan zakat fitrah lebih awal. Lewat Dompet Dhuafa, bersama-sama kita tunaikan zakat fitrah dengan beras yang terbaik. Beras yang setara dengan apa yang kita konsumsi sehari-hari. Nikmatnya berbagi jadi lebih berkualitas dengan memberikan yang terbaik. Beras yang disalurkan adalah beras premium dengan derajat sosoh 95%, kadar air maksimal 14%, beras kepala 95% dan beras patah 5% dari varietas ciherang atau long grain. Beras-beras berkualitas itu salah satunya diproduksi oleh para petani binaan Dompet Dhuafa di seluruh Indonesia.” Ucap Prima Hadi Putra selaku Managing Director DD Tekno.

Menyikapi kebijakan pemerintah yang tertuang dalam PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Dompet Dhuafa berupaya memaksumalkan fasilitas Donasi Mobile QR Code. Layanan tersebut menyediakan penghitungan zakat dan payment gateway berbasis teknologi dengan pemanfaatan bar code.

Dompet Dhuafa menjalin kerjasama dengan sebuah perusahaan platform pembayaran dan keuangan lokal Indonesia, yaitu OVO, Link Aja, Go Pay, DANA, Paytren, Finpay, CIMB NIAGA, BCA, Bank Mega, Maybank dan Bank DKI. Layanan ini diharapkan untuk memudahkan anda berdonasi zakat, sedekah, infak, dan wakaf cukup dengan ponsel.

Tebar Zakat Fitrah Dompet Dhuafa merupakan program pengadaan dan penyaluran beras zakat fitrah. Beras yg digunakan merupakan produksi petani lokal mitra program pemberdayaan yang dilakukan oleh KMM Dompet Dhuafa yang tersebar di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Sulawesi Selatan. gerakan ini memiliki misi untuk melayani, membela, dan memberdayakan petani.

“Mumu sebagai aplikasi penyediaan membantu proses bisnis dari penghimpunan, pencatatan dan penyaluran zakat. Melalui gerakan ini mencoba untuk meningkatkan penghasilan dan perekonomian para petani dengan mempersingkat rantai distribusi beras. Dari sisi perspektif Dompet Dhuafa, petani memang telah lama menjadi salah satu sasaran penerima manfaat (mustahik) sebagai mitra kerjasama pengadaan beras bagi masjid-masjid penyelenggara zakat fitrah maupun masyarakat secara personal”, tutup Prima Hadi.

- Advertisement -

Latest News

Permudah Traveler, Kemanayo Tawarkan Itinerary Digital

Technologue.id, Jakarta - Membuat atau mencari daftar kegiatan selama perjalanan (itinerary) makin mudah lewat marketplace. Salah satu itinerary marketplace...

Grab Suspend Merchant Bodong Berkedok Restoran Terkenal

Technologue.id, Jakarta - Pihak Grab Indonesia akhirnya angkat bicara mengenai penipuan berkedok restoran terkenal di dalam aplikasi GrabFood yang viral di media...

LINE Bank Telah Beroperasi di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - PT Bank KEB Hana Indonesia (Bank Hana) bekerja sama dengan LINE Corporation telah resmi menghadirkan layanan keuangan yang disebut...

Muncul di TENAA, Ini Bocoran Spesifikasi realme X9 Pro

Technologue.id, Jakarta - realme X9 Pro muncul di situs sertifikasi TENAA. Informasi spesifikasi smartphone tersebut pun kian gamblang. Seperti...

Error Saat Inggris vs Kroasia, Mola TV Bagi-bagi Kompensasi

Technologue.id, Jakarta - Siaran langsung pertandingan sepak bola yang mempertemukan Inggris vs Kroasia dalam laga Euro 2020 menuai protes dari penonton. Hal...

Related Stories