Technologue.id, Jakarta – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) mengumumkan inisiasi program kerja bersama yang bernama Karya Merah Putih. Program kerja yang baru diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini ditujukan bagi para pelaku industri ekonomi kreatif berbasis digital atau lebih dikenal dengan startup di Indonesia.

“Lewat program Karya Merah Putih, Bekraf sebagai perwakilan pihak Pemerintah bisa berkoordinasi dengan Kadin selaku wakil para pengusaha. Dimana kita menyatakan dukungan kepada perkembangan ekonomis berbasis digital lokal dan diharapkan bisa menjembatani permasalahan yang kerap dihadapi oleh para pelaku startup, mulai dari regulasi hingga persaingan terhadap startup asing,” ujar Triawan Munaf, Kepala Bekraf dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Senin (24/7/2017) di Jakarta.

Lebih dari itu, menurut Rosan Roeslani, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), hubungan kerja sama keduanya walau saat ini masih dalam tahap sosialisasi, ke depannya program Karya Merah Putih diharapkan bisa menggaet lebih banyak startup lokal.

“Keberadaan startup lokal itu tak hanya bekerja, tetapi mereka juga berkarya, dan mampu menciptakan banyak lapangan pekerjaan di Indonesia. Meski begitu, para startup nasional masih menghadapi kendala untuk memajukan usahanya,” kata Rosan di acara yang sama.

Sehingga kemudian pada program Karya Merah Putih akan melakukan berbagai hal. Seperti pembinaan riset, edukasi dan pengembangan kreatif, akses permodalan, infrastruktur, pemasaran dan fasilitasi hak kekayaan intelektual dan regulasi juga hubungan antar lembaga wilayah.

“Yang utama ini adalah nantinya kita akan memberi label kepada para startup yang terpilih bahwa mereka merupakan Karya Merah Putih,” tutur ia lagi.

Adapun pada prosesnya, startup bakal melewati tahap pendaftaran maupun kurasi oleh Kadin. Beberapa kriteria startup yang memiliki potensi ini, diantaranya startup yang berbasis digital dan dimiliki oleh orang Indonesia asli.

Terakhir soal target, Triawan mengaku jika pihaknya tak bakal membatasi berapa banyak startup yang akan didukung melalui program Karya Merah Putih. Ia ingin ajak bergabung sebanyak-banyaknya startup.