Technologue.id, Jakarta - Setelah tahun lalu memperkenalkan PencilVac dan menyebutnya sebagai penyedot debu tertipis di dunia, Dyson kini kembali membuat gebrakan lewat peluncuran PencilWash. Dyson menyebut PencilWash sebagai pembersih lantai basah tertipis di dunia.
PencilWash dirancang sebagai solusi pembersihan basah yang lebih ringan, lebih ramping, dan lebih ringkas tanpa mengorbankan performa kebersihan. Perangkat ini mengusung desain ultra-tipis dengan diameter gagang hanya sekitar 1,5 inci dari atas ke bawah, serta bobot keseluruhan sedikit di atas 2 kilogram. Dimensi tersebut membuatnya terasa ringan saat digunakan dan tidak merepotkan ketika dipindahkan dari satu ruangan ke ruangan lain.
Salah satu keunggulan utama PencilWash terletak pada desainnya yang bisa diletakkan hampir sepenuhnya rata. Hal ini memungkinkan pengguna menjangkau area-area sempit, seperti kolong furnitur rendah atau sudut ruangan yang sulit dijangkau oleh perangkat berukuran besar. Proporsinya yang ramping juga menjadi nilai tambah bagi penghuni rumah atau apartemen dengan ruang penyimpanan terbatas.
Dalam hal performa, Dyson menyebut PencilWash hanya menggunakan air bersih untuk membersihkan lantai. Perangkat ini diklaim mampu dengan cepat mengangkat tumpahan dan noda, sekaligus meninggalkan permukaan lantai yang cepat kering. Roller mikrofiber berdensitas tinggi yang disematkan dirancang untuk menangani kotoran basah maupun kering dalam satu kali sapuan, sehingga proses pembersihan menjadi lebih efisien.
Menariknya, PencilWash tidak menggunakan filter tradisional. Dengan begitu, pengguna tidak perlu khawatir tentang kotoran yang terperangkap di dalam filter atau munculnya bau tidak sedap akibat sisa kotoran yang tertahan.
Untuk mendukung pengalaman penggunaan, Dyson membekali perangkat ini dengan layar kecil di atas tombol daya yang menampilkan sisa level baterai. Saat tidak digunakan, gagangnya dapat langsung dimasukkan ke dalam dok pengisian daya agar selalu siap pakai.
Meski detail ketersediaan resminya belum diumumkan, perangkat ini disebut akan dipasarkan dengan harga US$349 atau sekitar Rp5,9 jutaan.