E-Agriculture, Fokus Telkomsel untuk Majukan Indonesia

Direkturut Telkomsel Ririek Adriansyah, berfoto bersama pemenang The NextDev 2016, yakni Kostoom, Habibi Garden, dan Juru Parkir (Technologue.id / Denny Mahardy)

Technologue.id, Jakarta – 22 tahun sudah usia Telkomsel pada kalender 2017 ini. Komitmen mereka pun bertambah, yaitu tak cuma jadi perusahaan yang terdepan dalam menyambung komunikasi masyarakat Indonesia, tetapi juga mencoba memajukan negeri lewat serangkaian program Corporate Social Responsibility (CSR)-nya.

Tahun ini, Telkomsel punya sejumlah program, dari The NextDev, #internetBAIK, hingga PETANI (Peduli Tani Anak Negeri). Program CSR yang berupaya memanfaatkan teknologi digital ini diharapkan bisa dirasakan dampak baiknya hingga ke pelosok negeri.

“Perkembangan teknologi digital perlu kita manfaatkan bersama secara positif untuk mendukung perkembangan bangsa. Kemajuan teknologi tentunya membuka berbagai kesempatan baru, dan kami yakin hal tersebut dapat mendorong perubahan serta menghadirkan berbagai dampak sosial yang positif di tengah-tengah masyarakat,” papar Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, dalam keterangan resmi yang Technologue.id terima (20/06/17).

Aspek yang coba di-improve anak perusahaan Telkom itu tahun ini adalah e-agriculture. Menggandeng Habibi Garden dan Eragano, pemenang dan finalis The NextDev 2016, Telkomsel bakal menggarap program PETANI, yang bertujuan untuk memberdayakan komunitas petani di Indonesia dari hulu ke hilir melalui pemanfaatan teknologi, khususnya seluler dan Internet of Things (IoT).

Sebagai gambaran, Habibi Garden punya produk untuk memonitor kondisi tanaman secara real-time. Sementara spesialisasi Eragano adalah menghadirkan ahli pertanian dan melakukan pendampingan dengan memanfaatkan platform digital. Realisasi yang diharapkan di antaranya produktivitas petani bisa meningkat dan meminimalisir kemungkinan gagal tanam.

Untuk tahap pilot project, PETANI akan diterapkan di Lampung Selatan untuk komoditas cabai dan di Garut, Jawa Barat, untuk komoditas kentang dengan luas areal lahan yang digarap mencapai sembilan hektar.

“Kami bangga dapat bekerja sama dengan putra-putri bangsa yang memiliki cita-cita untuk memajukan Indonesia melalui pemanfaatan teknologi. Lebih spesial lagi karena keduanya pun merupakan lulusan dari program The NextDev yang kami selenggarakan,” imbuh Ririek.

 

Baca juga:

Rayakan Ultah ke-22, Telkomsel Tebar Virus ‘Memajukan Negeri’

Seberapa Kuat Jaringan Telkomsel di Jalur Mudik?

Layanan Suara Melorot Diprediksi Telkomsel Warnai Mudik 2017