Technologue.id, Jakarta – E-sport dan gaming menjadi salah satu topik hangat yang dibicarakan oleh masyarakat di tahun 2018.

Mengambil data riset dari Statista, pendapatan di sektor e-sports telah berkembang hingga mencapai empat kali lipat dibandingkan sejak tahun 2012, yang mana hingga tahun 2017 pendapatan di sektor eSports mampu mencapai US$ 493 juta. Lebih jauh lagi, riset tersebut memperkirakan kancah kompetisi video gim di tingkat profesional akan mampu menarik revenue hingga US$ 1,6 milliar Dollar AS.

Di sisi lain, platform live streaming menjadi faktor penting dari perkembangan turnamen video gim menjadi olahraga massal. Tingginya angka pengguna dan popularitas yang terus berkembang menjadi faktor kunci untuk memprediksi pertumbuhan platform live streaming di tahun 2019.

Baca Juga:
Jangkau Lebih Banyak Penonton, Nimo TV Perluas Layanan di Asia Tenggara

Sejak 2016, menurut badan riset Research and Markets, pertumbuhan pasar live streaming telah mencapai angka 30 miliar Dollar AS dengan proyeksi pertumbuhan meningkat hingga lebih dari dua kali lipat secara global pada tahun 2021 dengan angka US$ 70 miliar.

Selain itu, sebanyak 81 persen pengguna internet menonton lebih banyak konten live streaming dengan 63 persen di antaranya berusia antara 18 hingga 34 tahun.

Terkhusus untuk Indonesia, meningkatnya minat terhadap konsumsi layanan live streaming khusus gaming dan eSports, terpicu karena membaiknya prasarana pendukung seperti stabilnya jaringan internet yang sudah didukung 4G yang cukup merata, dan semakin terjangkaunya harga serta banyaknya pilihan telepon pintar berbasis 4G yang tersedia di pasaran.

Baca Juga:
Kampus di Semarang Ini Buka Jurusan eSports

Salah satu platform penyedia layanan live streaming khusus gaming dan eSports di Indonesia adalah Nimo TV. Aplikasi entertainment ini memberikan dan menyediakan variasi konten gaming dan eSport yang disukai oleh masyarakat, yaitu dengan memberikan akses eksklusif menyaksikan berbagai turnamen gaming dan e-sports berkelas dunia. Contohnya South East Asia Cyber Arena (SEACA) 2018 dan PUBG Indonesia National Championship 2018.

“Kami melihat minat penonton Nimo TV untuk menyaksikan live streaming turnamen setingkat Asia Tenggara dan nasional membuktikan betapa pesatnya pertumbuhan industri eSports di Indonesia. Live streaming turnamen seperti (SEACA) 2018 berhasil menyedot banyak penonton dan ini membuat kami optimis akan pertumbuhan platform live streaming gaming seperti Nimo TV,” ujar Kevin Raharja, Head of Marketing Nimo TV Indonesia.

Kevin kemudian menjelaskan pertumbuhan pasar live streaming di Indonesia akan semakin meningkat memasuki tahun 2019. Dikatakannya, selain karena pertumbuhan pesat komunitas eSports di beberapa daerah di Indonesia seperti di Kalimantan dan Sulawesi, banyaknya penyelenggaraan turnamen eSports sepanjang tahun 2018 juga memberikan kontribusi besar atas pertumbuhan tersebut.

“Semakin besarnya kebutuhan masyarakat akan tontonan berkualitas terhadap gaming dan eSports, menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya industri ini telah terbangun. Oleh sebab itulah, Nimo TV senantiasa berupaya menambah gamer profesional e-sports untuk bergabung dan melakukan live streaming di Nimo TV untuk berinteraksi dengan masyarakat,” imbuhnya.