Epson Pamerkan Printer Rp200 Jutaan untuk Majukan Industri Kreatif

Hesthi Suranto, Commercial and Industry Department Epson Indonesia, berfoto di sebelah SureColor S40670 (Technologue.id / Ulwan Fakhri)

Technologue.id, Malang – Menyasar Usaha Kecil Menengah (UKM) dan pemain di industri kreatif, Epson Indonesia hari ini (20/07/17) bersama Wujud Unggul menggelar Epson Creative Space di Hotel Santika Premiere Malang. Gelaran yang juga telah diadakan di kota lain seperti Bali dan Surabaya ini menyajikan talk show cerita sukses pelaku bisnis yang memanfaatkan produk Epson sekaligus memamerkan printer-printer andalannya.

Kali ini, perusahaan asal Jepang itu membawa beragam produk yang juga disasarkan untuk bermacam-macam segmen bisnis. Ada printer yang dapat dimaksimalkan untuk mencetak banner, plotter, sampai barang fashion semacam baju, jersey, pakaian dalam, celana, sampai gorden dan bantal.

“Kita juga membawa printer untuk foto, karena foto masih berkembang, market-nya masih bisa digarap. Printer D700, misalnya, itu untuk studio foto, bisa dipakai untuk cetak 4R sampai 8R,” jelas Hesthi Suranto, Commercial and Industry Department Epson Indonesia.

Sejauh pengamatan redaksi, yang cukup menarik perhatian banyak pengunjung Epson Creative Space Malang adalah printer format besar dengan tipe SureColor S40670 Single Printhead. Model itu dan tipe S lain ditujukan untuk mencetak di objek besar, contohnya banner dan neon box.

Epson SureColor S40670 Single Printhead (Technologue.id / Ulwan Fakhri)

Portofolio Epson yang dipamerkan di Epson Creative Space Malang sendiri beragam, dari D700 berbanderol puluhan juta rupiah sampai S40670 yang di pasaran ditawarkan di atas Rp200 juta.

Hesthi juga berharap bisa menjaring UKM kreatif di Malang sekaligus mendongkrak perekonomian di Kota Apel ini lewat Epson Creative Space. Sebab dari pengalamannya saat menggelar acara serupa di Bali, ia akhirnya berkesempatan bertemu dengan seorang pelaku UKM yang menginovasikan teknik printing sublim untuk membuat baju yang unik dan vintage.

“Itu banyak banget dicari sekarang. Dan harga jualnya gila banget, tinggi minta ampun,” kisahnya pada Technologue.id (20/07/17).

 

Baca juga:

Cetak Tumor Otaknya dengan 3D Printer, Pria Ini Direkrut Apple

HP Boyong Printer Latex 1500 Terbaru Seharga Rp 2,6 miliar ke Indonesia

Robot Ini Bisa Bikin Bangunan dari Teknik 3D Printing