Technologue.id, Jakarta – Saat ini, tren pop-up camera banyak diadopsi oleh berbagai vendor ponsel. Namun tren ini diprediksi akan menjadi langka di era teknologi jaringan 5G.

Ramalan ini dikatakan langsung oleh Lu Weibing selaku Presiden Xiaomi China dilansir dari Gizmochina pada Jumat (20/3/2020). Ia menyebut teknologi pop-up camera akan sulit diaplikasikan karena jumlah komponen pada ponsel 5G terlalu banyak.

Baca Juga:
Xiaomi Mi CC9 Resmi Dapatkan Android 10

Weibing juga menambahkan bahwa modul pop-up camera menimbulkan tantangan besar dalam hal desain motherboard. Menurutnya, jika motherboard dibagi menjadi dua bagian itu justru akan menimbulkan risiko.

Selain itu, masalah lain terdapat di daya ponsel. Dimana dibutuhkan baterai berkapasitas besar untung perangkat dengan jaringan 5G.

Baca Juga:
Duel Smartphone Oppo Reno3 VS Vivo V19, Mana yang Lebih Oke?

Tren pop-up camera sendiri telah hadir dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah produsen ponsel telah meluncurkan fitur tersebut antara lain Asus Zenfone 6, OnePlus 7 Pro, Samsung Galaxy A80, dan Reno 10x zoom.

Dengan menggunakan pop-up camera, produsen ponsel dapat menghadirkan produk dengan layar penuh yang menghasilkan tampilan lebih luas. Dimana ponsel tidak membutuhkan notch untuk meletakkan kamera di layar.