Technologue.id, Jakarta – Menapaki tahun 2019, jaringan 5G di Indonesia mulai diharap-harapkan kehadirannya. Operator selular di Indonesia sudah mulai berlomba untuk mengembangkan layanan ini sebagai salah satu produk mereka.

Vendor telekomunikasi Ericsson menyakini bahwa teknologi 5G ini akan membawa dampak yang signifikan untuk Indonesia. Nantinya, operator yang telah menyediakan jaringan 4G akan dapat bermigrasi ke jaringan 5G dengan lancar. Ericsson sendiri akan membuat proses switching ini berjalan mudah.

Baca Juga:
Operator AS Singgung Dominasi Bisnis 5G Huawei

Bentuk Ericsson Radio System (Choiru Rizkia / Technologue.id)

Ericsson sedang mengembangkan platform 5G dengan penambahan portofolio di seluruh area ini, akses radio dan transportasi, serta orkestrasi layanan. Penambahan ini membuat platform lebih dinamis dan fleksibel. Sehingga penyedia layanan dapat mengembangkan jaringan mereka dan menyebarkan 5G secara bertahap.

Adapun penambahan konsep yang tak kalah penting diantaranya Ericsson Spectrum Sharing yang memfasilitasi proses evolusi ke jaringan 5G secara efisien, fleksibel, dan tanpa gangguan.

“Ericsson adalah mitra pilihan bagi operator telekomunikasi di Indonesia untuk memastikan migrasi tanpa hambatan dari 4G ke 5G,” ucap Jerry Soper, Head of Ericsson Indonesia, di acara Barcelona Unboxed di Jakarta, Kamis (25/4/2019).

Baca Juga:
Bisnis Jaringan Terusik, Nokia Pecat 350 Karyawan

Setelah jaringan 5G beroperasi, Ia meramalkan lalu lintas data internet secara global akan naik sebesar 25 persen pada 2024 sebagai efek dari adopsi 5G. Artinya, peluang 5G untuk mendominasi teknologi komunikasi di dunia sangat besar. Walhasil, operator dapat memperoleh manfaat dengan tambahan pendapatan 30 persen dari peluang pasar.

Jerry mengungkap pihaknya akan mengaktifkan 5G secara global pada tahun ini. Perusahaan asal Swedia itu telah mengumumkan kesepakatan komersial 5G dengan 18 pelanggan penyedia layanan, serta mengirimkan tiga juta perangkat radio 5G-ready ke pelanggan mereka di seluruh dunia.

“Kami benar-benar mengaktifkan 5G di seluruh dunia pada tahun 2019,” ujarnya.

Perusahaan juga meluncurkan jaringan 5G di seluruh dunia, mulai dari Amerika Serikat (AS), Eropa, Asia, dan Australia.