Technologue.id, Jakarta – Pujian yang begitu tinggi untuk Essential Phone yang di-launching pada bulan Mei lalu sepertinya terlalu berlebihan. Pasalnya, gawai yang sempat digadang-gadang mampu merevolusi pasar smartphone global berkat desain yang simpel dan konsep cloud first yang diusungnya itu harus mendapat potongan harga. Diduga, hal ini ditujukan untuk meningkatkan volume penjualannya.

Melansir AndroidCentral (22/10/17), Essential Phone mulanya meluncur dengan harga Rp9,5 jutaan. Namun, belum lama ini, Essential mendiskon karya perdananya itu menjadi di bawah Rp7 juta saja.

Baca juga:

Vendor Smartphone Bikinan “Bapak Android” Diseret ke Meja Hijau, Ada Apa?

- Advertisement -

Dalam blog resminya, vendor yang digawangi Andy Rubin, co-founder Android, tersebut mengaku potongan harga ini adalah upaya mereka untuk lebih bisa dijangkau banyak orang. Menurut Essential, daripada mengiklan di televisi untuk menggaet atensi konsumen, mereka lebih memilih untuk mendiskon produk pertama mereka untuk menggoda konsumen potensial.

Yang tak kalah menarik, siapa saja yang telah membeli Essential Phone sebelum tanggal 22 Oktober 2017 bakal mendapatkan voucher potongan senilai hampir Rp3 juta. Kode ini bisa digunakan untuk teman atau saudara yang ingin membeli Essential Phone atau membawa pulang Essential 360 Camera.

Baca juga:

Sama-sama Berbaterai Jumbo, Ini 3 Musuh Infinix Note 4 di Indonesia

Dengan harga baru ini, Essential Phone pun jadi lebih kompetitif di pasar premium, terlebih ketika dibandingkan dengan ponsel mewah lain seperti Samsung Galaxy S8 dan Google Pixel 2. Kesan overpriced dari gawai 5,7 inci ini pun tampaknya akan segera meluntur.

Baca juga:

Waspada Hoax, Registrasi Kartu SIM Tidak Perlu Nama Ibu Kandung!

Sebagai gambaran, Essential Phone dibekali dengan jeroan yang sebenarnya termasuk kelas tinggi. Ada prosesor Qualcomm Snapdragon 835 Octa-Core, RAM 4GB, ROM 128GB, OS Android 7.1 Nougat on the box, dan baterai 3.040mAh.

Kamera utamanya sudah ganda 13MP dengan f/1.9, sementara kamera depannya beresolusi 8MP dengan aperture f/2.2. Walau begitu, ponsel yang punya add-on 360 degree camera ini juga mendapat kritik atas kecepatan kameranya yang rendah dan kurang andal di low-light serta fiturnya yang terlalu standar.