Technologue.id, Jakarta – Jejaring sosial Facebook akan menghentikan penggunaan nomor telepon untuk autentikasi dua faktor. Langkah tersebut merupakan upaya Facebook meningkatkan privasi penggunanya.

Dilansir dari CNet (24/12/2019), juru bicara Facebook mengatakan, “Berdasarkan feedback dari komunitas privasi dan keamanan, kami telah mulai memperbarui fitur autentikasi dua faktor sehingga nomor telepon yang ditambahkan orang di sini tidak akan digunakan untuk menyarankan teman.”

Baca Juga:
Duh! 267 Juta Data Pengguna Facebook Bocor

Pada bulan Juni lalu, Facebook berhenti menggunakan nomor telepon untuk iklan dan sekarang akan berhenti menggunakan informasi untuk menyarankan orang yang mungkin dikenal. Perubahan autentikasi ini disebut bagian dari penyelesaian kasus pelanggaran privasi oleh Facebook. FTC (Federal Trade Commission) mengharuskan jejaring sosial besutan Mark Zuckerberg itu membayar denda hingga Rp 69 Triliun.

Selain didasari penyelesaiannya kasus dengan FTC, Facebook juga harus mematuhi undang-undang privasi baru di seluruh dunia. Termasuk Peraturan Perlindungan Data Umum di Uni Eropa, dan Undang-Undang Privasi Konsumen California, dan undang-undang privasi komprehensif di California yang mulai berlaku 1 Januari 2020.

Baca Juga:
Facebook Mau Bikin Sistem Operasi Sendiri?

Sebelum diperluas secara global pada 2020, penghentian penggunaan data autentikasi dua faktor akan dimulai terlebih dahulu di Pakistan, Ekuador, Libya, Ethiopia dan Kamboja.