Facebook Mulai Monetisasi WhatsApp melalui Fitur Bisnis

Technologue.id, Jakarta – Popularitas WhatsApp sebagai layanan messaging lintas platform paling populer di dunia belum tertandingi hingga saat ini. Selain gratis bagi semua pengguna, aplikasi pesan instan ini juga tidak melayani iklan apa pun sehingga nyaman digunakan. Namun di lain pihak, aliran pendapatan yang diterima oleh Facebook selalu tidak sesuai ekspektasi, sehingga perusahaan akan semakin serius dalam menghasilkan uang dari WhatsApp.

Target market Facebook dalam menjaring pundi-pundi uang dari WhatsApp bukan dari kalangan end-user, namun diperuntukkan bagi kalangan bisnis.

Baca juga:

WhatsApp Kini Punya Fitur Group Video Call

Sebelumnya, WhatsApp memiliki tool baru tahun lalu untuk membantu pelaku bisnis berkomunikasi satu sama lain. Fitur ini menerima umpan balik yang positif karena pengguna merasa lebih cepat dan lebih mudah untuk mengobrol dengan rekan bisnis via aplikasi daripada melakukan panggilan telepon atau mengirim email.

Fiturnya disukai pelaku bisnis, kini Facebook kembali menambahkan tiga fitur baru bagi pelanggan agar berinteraksi bisnis lebih nyaman. Tiga fitur bisnis baru termasuk tombol pintas untuk melakukan chatting, kemampuan mengirim informasi sensitif seperti boarding pass, dan dukungan real-time di WhatsApp.

Baca juga:

Pesan WhatsApp Bakal Dibubuhi Fitur “Mark As Read”

Dilansir dari Fortune.com (01/08/2018), WhatsApp juga akan menayangkan iklan bisnis yang tertaut ke antarmuka chat. Metode ini melibatkan tampilan iklan Facebook yang lebih konvensional di News Feed orang-orang.

Jika pelanggan menyukai iklan Facebook tertentu, mereka dapat lebih mudah mengirim pesan kepada perusahaan yang bertanggung jawab atas iklan tersebut. Pelaku bisnis dapat mulai berkomunikasi dengan pelanggan dari sana. Pebisnis dapat merespon pelanggan secara gratis jika mereka menjawab dalam 24 jam. Lewat 24 jam, mereka akan dikenai biaya.

Baca juga:

Seluk Beluk Fitur Frequently Contacted di Aplikasi WhatsApp

Skema monetisasi ini tidak akan berlaku bagi bisnis kecil karena mereka dapat membalas pelanggan satu per satu secara gratis. Bisnis skala besar memang akan dikenakan tarif tetap namun hitungannya bagi setiap pesan yang dikirim setelah 24 jam pertama. Sistem ini akan dikelola melalui WhatsApp Business API yang baru-baru ini telah diluncurkan.

Menyasar kalangan bisnis merupakan strategi nyata pertama yang dilakukan Facebook untuk menghasilkan uang dari WhatsApp. Untungnya, sistem ini tidak akan memengaruhi pengalaman pengguna personal sama sekali.

Recent Articles

Instagram Hadirkan Fitur Pinned Comments, Bisa Tandain Komen Si Tersayang

Technologue.id, Jakarta - Instagram baru saja meluncurkan fitur terbaru "Pinned Comments". Fitur ini memungkinkan pengguna menyematkan tiga komentar teratas di postingan mereka.

Bocoran Call of Duty Mobile Season 8

Technologue.id, Jakarta - Minggu ini adalah saat-saat terakhir Call of Duty Mobile Season 7. Season 8 ini jelas bikin para pemain Call...

Ini Deretan Aksesori dan Games yang Siap Digandeng dengan PlayStation 5

Technologue.id, Jakarta - Tak lama lagi, Sony PlayStation (PS) 5 akan segera dirilis. Sebelum dirilis, beberapa e-commerce di India justru sudah mempublikasikan...

Digelar Virtual, Samsung Galaxy Unpacked 2020 Siap Pajang Sederet Produk Primadona

Technolpgue.id, Jakarta - Samsung telah mengkonfirmasi bahwa gelaran Galaxy Unpacked akan berlangsung pada 5 Agustus mendatang. Seperti diketahui, pandemi virus Corona yang...

Data Denny Siregar Bocor, Telkomsel Lapor ke Polisi

Technologue.id, Jakarta - Telkomsel akhirnya buka suara terkait dugaan kebocoran data pribadi yang dialami pelanggannya, Denny Siregar. Anak usaha Telkom ini menyebut...

Related Stories