Technologue.id, Jakarta – Setelah Presiden Joko Widodo meresmikan jaringan 4G LTE mendekati ujung tahun lalu, banyak hal telah berubah. Yang paling kentara, adopsi masyarakat terhadap smartphone yang sudah mendukung jaringan 4G begitu luar biasa. Bahkan menurut Counterpoint, penjualan ponsel LTE di sini meroket hingga 900 persen.

Kendati demikian, Tarun Pathak, analis Counterpoint, menyatakan kalau populasi smartphone 4G di Tanah Air masih tergolong rendah. Sebab, mayoritas konsumen Indonesia adalah pengguna ponsel yang beroperasi di jaringan 2G atau 3G. Alhasil, Indonesia masih sangat layak untuk dijadikan market utama para produsen smartphone 4G.

“Walau penetrasi ponsel secara keseluruhan sangat tinggi, penetrasi smartphone di Indonesia masih di bawah 50 persen,” demikian papar Tarun.

“Penjualan ponsel LTE tumbuh dengan luar biasa hingga 900 persen dalam setahun pada Q2 2016 ini, sebagian besar didorong oleh Samsung, Oppo, dan Asus,” imbuhnya.

- Advertisement -

Menariknya, berkat aturan tingkat kandungan lokal dalam negeri (TKDN), produksi smartphone 4G di Indonesia diyakini telah meningkat. Masih menurut Tarun, sekitar 88 persen ponsel LTE sudah diproduksi secara lokal.

 

Baca juga:

MENGAPA OPPO BISA SUKSES DI PASAR SMARTPHONE TAHUN INI?

SINDIR SAMSUNG, MOTOROLA MALAH DISERANG PENCINTA NOKIA

DUA PABRIK KEROYOKAN BIKIN PONSEL INI, BAGAIMANA HASILNYA?