Technologue.id, Jakarta –Indonesia DIY Loudspeaker Design Contest (IDLDC)  putaran pertama sukses diselenggarakan 14-15 Juli 2017 lalu di Surabaya. Putaran kedua IDLDC 2017 pun sudah dibuka 16 November 2017 di Jakarta. Acara ini dilaksanakan berbarengan dengan mulai dibukanya pameran Indonesia High End Audio Club (IHEAC) 2017 di Hotel Menara Peninsula Jakarta.

Final kontes IDLDC ini akan diselenggarakan Sabtu (18/11/2017) dan pengumuman pemenang dilakukan Minggu (19/11/2017). Para peserta yang lolos pada putaran pertama di Surabaya juga akan diikutsertakan dalam final tersebut. Dari 15 peserta kategori bookshelf di putaran pertama ada tiga pemenang yang masuk final. Sementara itu pada putaran kedua, untuk kategori 2 Way Bookshelf ada 14 peserta dengan 3 pemenang untuk ikut final. Kategori 2-2.5 Way Floorstand diikuti tujuh peserta yang akan langsung ikut final.

Hasil akhir akan keluar tiga pemenang untuk kategori 2 Way Bookshelf, tiga pemenang untuk kategori 2-2.5 Way Floorstand dan tiga pemenang untuk desain terbaik. Kategori terakhir merupakan gabungan dari kategori bookshelf dan 2-2.5 Way Floorstand. Masing-masing pemenang akan diganjar oleh piala yang telah disiapkan.

Pada IDLDC putaran kedua yang diselenggarakan di Jakarta ini, Indra Q Yudo ikut serta sebagai dewan juri. Selain artis, Indra Q Yudo memang berprofesi sebagai dalam bidang mixing dan mastering. Sementara itu di ajang grand final, Moko Aguswan dipilih panitia sebagai dewan juri atas kiprahnya di dunia DIY Indonesia, hobi video dan juga profesi audio mixing dan mastering.

Kedua dewan juri di putaran kedua dan grand final akan didampingi oleh Bo Albrechtsen dari SB Acoustics yang dipilih sebagai home judge. Kompetisi tersebut disponsori oleh SB Acoustics, Kaymee, Vermouth, Monserra dan beberap brand lainnya.