Technologue.id, Jakarta – Di ajang CES, Asus sudah tergolong sebagai vendor yang produk smartphone-nya ditunggu banyak orang. Sedari 2015, misalnya, pabrik asal Taiwan itu menggebrak lewat Asus ZenFone 2. Setahun berselang, mereka memamerkan ZenFone Zoom.

Tahun ini, mereka kembali menghadirkan ZenFone AR. Perangkat 5,7 inci tersebut punya dua keunggulan utama.

Pertama, gadget berlayar AMOLED 2560×1440 piksel itu dijejali dengan kamera belakang 23MP. Otomatis, ZenFone AR pun menjadi smartphone Asus dengan shooter utama beresolusi tertinggi, bersama ZenFone 3 Deluxe ZS570KL dan ZenFone 3 Ultra ZU680KL.
ZenFone AR turut dipersenjatai dengan aperture f/2.0, OIS 4-axis, 3x optical zoom, serta depth and motion tracking sensors.

Di samping itu, handset yang mengusung OS Android 7.0 Nougat ini juga telah mendukung platform Daydream VR milik Google. Dengan kelebihan tersebut, wajar jika spesifikasinya segarang prosesor Qualcomm Snapdragon 821 Quad-Core, GPU Adreno 530, pilihan RAM 4 atau 8GB, opsi ROM dari 32 hingga 256GB, serta baterai 3.300mAh.

Asus ZenFone AR (source: Asus)

ZenFone AR dijadwalkan rilis pada kuartal kedua 2017. Sayang, banderol smartphone dengan koneksi USB Type-C dan ditanami dengan fingerprint sensor di bagian depannya ini belum diketahui.

Selain ZenFone AR, Asus turut memamerkan ZenFone 3 Zoom. Handset tersebut punya dual-camera yang masing-masing beresolusi 12MP dengan laser focus system.

 

Baca juga:

Asus ZenFone 3 Zoom Punya Kamera Ganda dan Baterai Jumbo!

Asus Siapkan Komputer Berbasis Intel Kaby Lake

2016 Jadi Tahun Kelabu Bagi Asus, HTC, dan Acer?