Galaxy Note 7 Gagal Total, Samsung Pensiunkan 20 Persen Pegawainya?

Samsung Galaxy Note 7 (Source:Cnet)

Technologue.id, Jakarta – Seperti yang sudah diketahui bersama, Galaxy Note 7 bukanlah bentuk sukses Samsung di industri smartphone. Kendati mengusung teknologi tinggi, nyatanya ponsel tersebut malah meledak dan menimbulkan beragam kerugian.

‘Bencana’ itu ternyata berdampak buruk. Pertama, taipan Negeri Ginseng itu memprediksi setidaknya mereka akan menelan kerugian sekitar Rp 39 triliun sampai kuartal pertama 2017 mendatang karena harus menambal biaya produksi Galaxy Note 7.

Kedua, dari survei yang dihelat Branding Brand, 40 persen dari 1.020 pemakai smartphone Samsung menyatakan tak ingin membeli handset bermerek Samsung lagi.

Kabar kurang menyenangkan terbaru pun belakangan berhembus dari Tiongkok. Kabarnya, Samsung berniat merumahkan 20 persen pegawainya di China. Melansir ThePaper.cn (20/11/16), kabar ini memang masih simpang siur, tetapi banyak pegawai Samsung di sana dikabarkan sedang was-was. Adapun skenario lain apabila pemecatan massal tidak terjadi, yakni merger antarcabang atau kantor Samsung di sana.

Penyebab munculnya rumor ini ditengarai adalah gagal dijualnya Galaxy Note 7, sehingga beban pengeluaran Samsung membengkak di luar kebutuhannya seperti membayar pegawai.

Namun sekali lagi perlu redaksi tekankan, kabar ini belum resmi. Kami akan terus memantau perkembangan kabar ini dan segera melaporkannya andaikata Samsung sudah angkat bicara.

 

Baca juga:

Resmi di Indonesia, Samsung Jual Murah Galaxy J2 Prime

Akuisisi Harman, Apa Rencana Samsung?

Lewat Surat Mengharukan, Samsung Resmi Minta Maaf pada Konsumen