Galaxy Note 7 Meluncur Lagi Bulan Depan?

Galaxy Note 7 akan dijual lagi pada akhir bulan Juni (source: Forbes)

Technologue.id, Jakarta – Setelah ledakan beruntun terjadi pada Galaxy Note 7 yang ada di hampir di seluruh penjuru dunia, Samsung akhirnya memutuskan untuk menariknya dari pasaran. Namun, perusahaan asal Korea Selatan itu dikabarkan akan merilis ulang seri ketujuh dari Galaxy Note tersebut, dengan membawa tag perangkat Refurbished.

Dikutip dari Android Authority (6/5/2017), Galaxy Note 7 secara diam-diam telah melalui uji coba FCC, dan telah mendapatkan sertifikasi darinya. Tentu ini merupakan lampu hijau akan kedatangan ulang perangkat flagship Samsung yang sempat gagal tersebut.

Dengan perdiksi nama Galaxy Note 7R, perangkat gabungan antara smartphone dan tablet ini digosipkan akan mulai dijual pada akhir bulan Juni mendatang. Dan, Korea Selatan masih menjadi satu-satunya pasar yang dipastikan menerima perangkat yang memiliki penampilan cukup cantik itu, dengan harga jual $620 atau sekitar Rp 8,2 jutaan.

Terdapat perubahan kecil antara Galaxy Note 7 tahun lalu dengan Galaxy Note 7R, yakni ukuran baterainya. Sumber dari rentetan ledakan tersebut rupanya mengalami penurunan kapasitas, yang semula 3,500 mAh menjadi 3,250 mAh.

Pengurangan sebesar 250 mAh tersebut diyakini banyak pihak akan menurunkan waktu bertahan baterai untuk tetap aktif secaran signifikan. Padahal Samsung diharapkan untuk menyerah dengan Galaxy Note 7, dan fokus ke Galaxy Note 8 saja, namun rupanya perusahaan tersebut tetep kekeh untuk mengembalikan perangkat yang pernah diejek netizen sebagai bahan peledak itu ke pasaran..

Selain Korea Selatan, Samsung menargetkan beberapa negara lain untuk menjadi pasar dari Galaxy Note 7. Adapun target mereka yang saat ini memiliki kemungkinan paling besar adalah Amerika dan Kanada.

Baca juga:

Galaxy Note 7 Refurbished Akan Dijual di Indonesia? Ini Kata Samsung

Ini Rayuan Terbaru Samsung Agar Anda Mau Beli Galaxy Note 7 Bekas

Ini Cara Terakhir Samsung untuk Lumpuhkan Galaxy Note 7