Technologue.id, Jakarta – 5 hari setelah terkuaknya Galaxy Note Fan Edition (FE) ke publik, Samsung telah memulai penjualan smartphonenya tersebut di Korea Selatan. Versi refurbished dari Galaxy Note 7 ini dijual dengan harga $611 atau sekitar Rp 8,1 jutaan.

Dilansir dari The Korea Herald (8/7/2017), terdapat dua perbedaan antara Note 7 dengan Note FE. Perbedaan yang dimaksud adalah versi OS Android dan juga kapasitas baterai yang tersemat di dalamnya.

Jika Note 7 hadir bersama Android Marshmallow, maka FE sudah mengemban Android Nougat di dalamnya. Dengan demikian, Note FE tetap berupaya menjadi perangkat yang menawarkan hal baru kepada para penggemarnya.

Baterai yang menjadi penyebab utama ledakan yang terjadi pada Note 7 pun mengalami penurunan kapasitas di dalam Note FE. Ketika Note 7 mengemban kapasitas baterai sebesar 3,500 mAh, ukuran tersebut menyusut menjadi 3,200 mAh pada Note FE.

Kabar mengenai lahirnya Galaxy Note FE sudah tercium sejak menyebarnya poster yang dihadirkan oleh LG Uplus, salah satu pemain telco di Korea Selatan. Namun, tidak hanya anak perusahaan LG tersebut saja yang menjual FE kepada publik, malainkan 2 pemain telco lainnya, yakni SK Telekom dan Korea Telekom.

Jika dibandingkan Note 7, harga dari Note FE lebih murah 30%. Dan, hanya 400 ribu unit yang dipersiapkan pada batch awal ini.

Baca juga:

Samsung Galaxy Note Fan Edition Masuk Indonesia?

Aksesori Ini Bocorkan Desain Samsung Galaxy Note 8

Begini Desain dari Samsung Galaxy Note8