Technologue.id, Jakarta – Samsung patut berbangga dengan karyanya yang dipamerkan Februari silam, yakni Galaxy S7 dan S7 Edge. Pasalnya, duet ponsel premium itu diklaim berhasil mendongkrak revenue mereka pada bulan April sampai Juni 2016.

“Pemasukan Samsung meningkat dibanding tahun lalu berkat larisnya flagship Galaxy S7 dan S7 Edge,” begitu terang vendor asal Korea Selatan itu dalam keterangan resminya.

Tak cuma mampu menjaring konsumen high-end, Samsung turut meyakinkan masyarakat kalau pasar menengah ke bawah juga telah mereka kuasai. Adalah Galaxy seri A dan J yang telah membantu mereka mencapainya.

Menurut pantauan dari lembaga riset pasar Canalys, Samsung pada kuartal kedua 2016 ini telah memindahtangankan sekitar 80 juta unit smartphone-nya ke konsumen global. Jumlah itu dua kali lipat dibanding penjualan iPhone yang ada di kisaran 40 jutaan.

Untuk kuartal ketiga, Samsung sudah menyiapkan senjata baru. Galaxy Note 7 digadang-gadang bisa menaikkan pamor Samsung dan menyokong pemasukan mereka sampai ujung tahun 2016. Flagship itu memiliki keunggulan di iris scanner.

Sebagai gambaran, pada Q2 2016, Samsung mengantongi keuntungan Rp 595 triliun, dengan operating profit sebesar Rp 95 triliun. Revenue yang mereka dapat kali ini faktanya naik 5 persen daripada Q2 2015 sekaligus menjadikan pemasukan per kuartal terbaik mereka sedari 2014.

 

Baca juga:

INI BOCORAN FINAL SPESIFIKASI SAMSUNG GALAXY NOTE 7

OPPO F1S BIKIN CHELSEA ISLAN LEBIH CANTIK

REKOR BARU APPLE, 1 MILIAR IPHONE TELAH TERJUAL!