Technologue.id, Jakarta – Meningkatnya jumlah pengguna smartphone dan semakin baiknya infrastruktur internet secara tidak langsung juga membuat industri game mobile semakin berjaya.

Mengutip dari NextPowerUp (13/07/17), baru-baru ini sebuah lembaga riset pasar asal Amerika, DFC Intelligence merilis sebuah laporan tentang industri game secara global. Dan hasilnya, game mobile berhasil mengalahkan PC dan konsol dalam hal jumlah pendapatannya.

Menurut catatan DFC Intelligence, game berjenis mobile baru mulai merajai industri game pada tahun 2016 lalu. Dan hingga akhir tahun lalu, pangsa pasarnya pun meningkat hingga 32 persen. Hal tersebut membawa pendapatan bagi pengembang game mobile hingga US$38 triliun.

Untuk melakukan riset tersebut, DFC Intelligence sendiri melibatkan 30 perusahaan game ternama. Beberapa di antaranya seperti Activision Blizzard dan Electronic Arts sendiri berhasil menjadi dua publisher game teratas dalam kategori game mobile.

Untuk jenis gamenya, hasil riset tersebut menunjukkan kalau game berjenis kasual dan kasino dengan menyematkan fitur multiplayer dan sosial berhasil menduduki peringkat teratas. Sementara game yang memiliki gameplay yang lebih kompleks kini penggunanya semakin banyak.

 

Baca juga:

Game Nintendo Wii U Bakal Dirilis Ulang untuk Nintendo Switch

PlayLink, Cara Baru Main Game Multiplayer di PS4

Electronic Arts Segera Rilis Game Need for Speed Payback