Baca Juga: Meluncur, Ini Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy S20 dan S20+
Galaxy Z Flip dibekali layar AMOLED Infinity Flex Display berukuran 6,7 inci saat dibuka dengan bezel tipis dan tanpa poni. Ponsel tersebut memiliki desain unik, yakni berbentuk persegi saat dilipat, juga bahan kaca pada bagian cover yang hadir dengan pilihan warna mirror purple, mirror black dan mirror gold, untuk negara tertentu. "Ini merupakan ponsel layar lipat pertama tanpa lubang camera di bagian layar. Anda juga dapat mengecek waktu di-cover dan ber-selfie tanpa membuka hape," kata Rebecca. Lebih dari itu, berbekal layar Infinity Flex Display, Galaxy Z Flip dapat dibuka 135 derajat membentuk perspektif baru, Flex Mode, yang memungkinkan pengguna untuk mengambil foto dengan angle rendah. Hal ini membuat Flex Mode dapat berfungsi seperti tripod. Mode tersebut juga dimungkinkan oleh engsel flexibel. Engsel tersebut juga terbuat dari serat fiber di dalamnya, sehingga partikel kecil tidak bisa masuk ke dalamnya.Baca Juga: Bocor, Ini Bentuk Desain Speaker Pintar Samsung?
Flex Mode juga membawa kemampuan untuk membagi kontrol layar menjadi dua yaitu pada bagian atas berfungsi sebagai layar, sementara bagian bawah berfungsi sebagai kontrol.
Untuk kamera, Galaxy Z Flip dibekali kamera 12MP dan kamera dengan sudut pandang lebar 123 derajat, serta kamera depan 10MP. Sementara, untuk video, perangkat tersebut mampu merekam dalam kualitas 4K UHD dengan fitur Super Steady.
Ponsel tersebut juga dipersenjatai RAM 8GB dengan ruang penyimpanan hingga 256GB, serta baterai 3.300mAh.
Samsung Galaxy Z Flip mulai tersedia pada 14 Februari dengan harga US$1.380 atau sekitar Rp19 juta. Harga ini jauh lebih murah dari ponsel layar lipat Samsung sebelumnya, yang meluncur pada September 2018, Galaxy Fold, yang dibanderol dengan harga Rp30 jutaan.