Geram Video Perawat Dianiaya, Netizen: Satpamnya Ngapain?

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Kasus penganiayaan yang terjadi di RS Siloam Sriwijaya, Palembang, Kamis (15/4/2021) lalu ikut menyeret kinerja satuan pengamanan (satpam) saat insiden tersebut.

Dalam video yang beredar, terlihat satpam rumah sakit yang saat itu turut menyaksikan tindakan penganiayaan justru tidak melerai dan mengamankan pelaku pemukulan yang diketahui bernama Jason Tjakrawinata.

Satpam tampak seperti kebingungan dan hanya berdiri menahan pintu.

Baca Juga:
Viral, Video Orang Tua Pasien Pukul Perawat

Sikap satpan RS Siloam Sriwijaya itu pun memicu kritikan dari netizen. Warganet geram karena satpam tidak melakukan fungsi sebagaimestinya, terutama dalam hal melindungi rekan kerjanya.

Bahkan ada yang menyamakan tindakan satpam dengan istilah AFK atau Away From Keyboard yang biasa digunakan dalam game online. Istilah ini diberikan kepada pemain yang tiba-tiba keluar dari game di tengah permainan sehingga membuat kerjasama tim menjadi berantakan.

“SATPAMNYA NGEBUG,” tulis @rickykalalo

“Hahahha ya begitulah kalo satpam outsourcing…,” celoteh @rivonoveriust

“Cuma mau nanya fungsi security disitu ngapain ya? Cuma ngeliatin aja dan gaada tindakan melindungi perawat nya. Malah bengong dan bingung mau ngapain,” kata @haniyyaawww

K

Kronologis penganiayaan terhadap perawat Christina Ramauli Simatupang (28), terjadi pada Kamis (15/4/2021) sekitar pukul 10.00 – 11.00 WIB, saat dia hendak melepas infus pasien karena sudah diizinkan pulang. Pasien dimaksud adalah anak pelaku penganiayaan yang berusia dua tahun.

Amarah ayah pasien tidak terbendung ketika tiba di Rumah Sakit setelah menerima panggilan telepn dari istrinya.

Baca Juga:
Viral Video Oknum Pengunjung Taman Safari Lempar Botol Plastik ke Kuda Nil

Pelaku langsung bertindak kasar dengan menampar korban dengan kepalan tangan, sehingga korban terjatuh ke lantai. Pelaku meminta korban meminta maaf dengan bersujud di lantai. Tak hanya itu, pelaku juga menendang dan menjambak rambut korban, meskipun sudah dicegah oleh kepala ruangan perawatan.

Setelah kejadian ini, korban melaporkan tindak penganiayaan kepada kepolisian setempat. Setelah laporan diterima, aparat polisi pun segera menjemput pelaku Jason di Kayu Agung dan melakukan penahanan.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories