Go-Jek Mudahkan Pengguna Transaksi Nontunai Pakai Go-Pay

Nadiem Makarim CEO dan Founder Go-Jek

Technologue.id, Jakarta – Go-Jek penyedia aplikasi layanan on-demand, saat ini telah resmi beroperasi di 10 kota besar, dan bermitra lebih dari 200 ribu pengendara yang tersebar di seluruh Indonesia.

Untuk memberikan pengalaman dan kemudahan pengguna dalam melakukan transaksi Gojek, efek Go-Pay memikat pengguna, menurut Nadiem Makarim CEO dan Founder Go-Jek, “Go-Pay menjadi alat transaksi menawarkan kemudahan dalam melakukan pembayaran non tunai.”

Lebih lanjut Nadiem mengungkapkan, pengguna yang sudah merasakan Go-Pay dapat dipastikan pengguna tidak akan melakukan transaksi secara tunai, dan sudah banyak yang menggunakan layanan Go-Pay hingga saat ini.

Dari banyaknya layanan yang telah Gojek hadirkan, seperti Go-Food, Go-Send, Go-Mart, dan lain-lain. Tetap yang mendominasi layanan 50 persen berasal dari Go-Jek dan Go-Car, dan kini banyak pesanan dari layanan lain, tambah Nadiem.

Mudahnya Go-Pay, pengguna tanpa perlu mengisi ulang saldo Go-Pay ke bank, mesin ATM, atau bagi pengguna yang tidak memiliki buku tabungan bank. Namun, top up bisa dilakukan melalui mitra pengemudi Go-Jek.

Selain itu, fitur ini diharapkan agar mendorong para pengguna untuk melakukan transaksi non tunai. Sehingga Go-Pay secara tidak langsung mendorong pengguna menuju uang digital dan memperluas pengguna memiliki akun buku tabungan bank.

Sedangkan bila ada saldo Go-Pay yang tersisa, pengguna dapat melakukan transaksi lain yang ada di seluruh platform Go-Jek. Dan memberikan promo yang menarik untuk meningkatkan pengguna Go-Pay.

“Go-Jek telah menambah layanan baru seperti Go-Med khusus jasa pengantar obat dan Go-Pulsa layanan dalam pengisian pulsa. Go-Jek ingin menjadi platform terdepan, menghadirkan berbagai platform dalam satu aplikasi, dan dilengkapi dengan sistem pembayaran mudah seperti Go-Pay” tutup Nadiem.

Baca Juga:
Mike Moran undur diri, pendiri di balik suksesnya Go-Jek

Projects.co.id, Startup Lokal Berbasis Proyek

Mantan Wapres Go-Jek sokong program pengembangan Startup Pemerintah