Technologue.id, Jakarta – Tak terbantahkan, Google dan Apple adalah dua raksasa di perusahaan teknologi saat ini. Mereka tak cuma saling bersaing merilis produk serta layanan, bahkan juga saling bajak.

Yang terbaru, Google menarik Chris Lattner. Dari laporan Bloomberg (14/08/17), ia akan bergabung di penguasa internet itu untuk mengembangkan sebuah proyek artificial intelligence.

Baca juga:

MacBook Air Versi KW Ini Segera Dirilis

Meski belum ada penjelasan yang lebih detail, kabarnya produk yang akan ditanganinya bersama tim adalah TensorFlow. Bahasa pemrograman itu digunakan Google untuk menyederhanakan programming AI.

Sebenarnya, Lattner tidak dibajak langsung dari Apple. Tahun ini, ia memang meninggalkan Apple dan proyek pemrograman Swift yang ia kembangkan, tetapi untuk bergabung dengan Tesla. Programmer terkenal itu sayangnya tidak betah di sana. Bulan ini, ia pun bergabung dengan Google.

Baca juga:

Sekencang Apa Performa Samsung Galaxy Note 8?

Bergabungnya Lattner pun tak terlalu berpengaruh bagi produsen iPhone itu. Pasalnya, Lattner sudah cukup lama meninggalkan kursinya di sana.

Baca juga:

Eks CEO Uber Kesandung Kasus, Ada Apa?

Namun bagi Google, bergabungnya Lattner bisa jadi cukup signifikan. Sebagai pengembang Swift, Lattner mendapat apresiasi tinggi karena menciptakan bahasa pemrograman open source yang cukup mudah bagi programmer pemula sekalipun. Mungkin, Google berharap sentuhan magis Lattner bisa menular ke TensorFlow, sehingga bahasa pemrograman itu lebih mudah digunakan dan ekosistem Google terutama di AI makin lengkap.