Technologue.id, Jakarta – Rasisme bukanlah hal yang baik; perusahaan sekelas Google pun menyadari hal tersebut. Seperti dilaporkan oleh Engadget.com (9/6/16), Google diketahui telah menghapus sebuah plugin yang mengandung hate speech dari Chrome.

Ekstensi bernama Coincidence Detector itu secara umum berguna untuk mengidentifikasi dan melacak orang-orang Yahudi di dunia maya. Plugin buatan Altrightmedia itu bekerja dengan menandai nama-nama berbau etnis Yahudi.

Misalnya ketika membuka situs yang di dalamnya ada teks nama marga Yahudi, maka nama tersebut secara otomatis akan diapit oleh simbol kurung rangkap tiga, contohnya (((Fleishman))). Simbol ini setara dengan badge bintang kuning yang digunakan Nazi untuk mengidentifikasi warga Yahudi di Jerman dulu.

Saat ditutup, Coincidence Detector diketahui telah digunakan hampir 2.500 user dan sudah punya database nama Yahudi sebanyak 8.768. Sumber yang dikutip redaksi belum melaporkan siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas kehadiran ekstensi rasis itu.

Share this