Technologue.id, Jakarta - Google resmi mengumumkan kehadiran integrasi Gemini di browser Google Chrome untuk perangkat Android. Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Android Show: I/O Edition yang digelar pada Selasa (12/5) waktu setempat.

Integrasi ini dijadwalkan mulai diluncurkan pada akhir Juni 2026 untuk pengguna Android di Amerika Serikat. Kehadiran Gemini di Chrome disebut menjadi langkah lanjutan Google dalam memperluas pengalaman AI langsung di perangkat mobile.

Setelah pembaruan tersedia, pengguna Android akan menemukan ikon Gemini baru di bagian kanan atas toolbar Chrome. Saat ditekan, antarmuka chatbot akan muncul dari bagian bawah layar, memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan AI tanpa harus membuka aplikasi terpisah.

Meski hadir di perangkat dengan layar lebih kecil, Google memastikan sebagian besar fitur Gemini di Chrome versi desktop tetap tersedia di Android. Salah satu fitur yang ikut dibawa adalah Nano Banana, teknologi pembuatan gambar berbasis AI yang memungkinkan pengguna menghasilkan visual langsung dari perintah teks.

Selain itu, Gemini di Chrome Android juga terintegrasi dengan berbagai layanan Google lainnya seperti Google Calendar dan Google Keep. Pengguna dapat memanfaatkan AI untuk membantu mengelola jadwal, membuat catatan, hingga menjalankan berbagai tugas produktivitas secara lebih praktis.

Google juga menghadirkan fitur Personal Intelligence, yaitu kemampuan Gemini untuk memahami konteks berdasarkan layanan Google yang digunakan pengguna. Dengan fitur ini, AI dapat memberikan respons yang lebih relevan berdasarkan aktivitas dan data pengguna di ekosistem Google.

Salah satu fitur unggulan yang turut hadir adalah kemampuan automated browsing atau penelusuran otomatis. Fitur ini memungkinkan Gemini menjalankan tugas tertentu secara otomatis di internet atas instruksi pengguna.

Sebagai contoh, Google menjelaskan bahwa Gemini dapat membantu memesan tiket parkir melalui layanan seperti SpotHero dengan memanfaatkan informasi dari email atau tiket acara pengguna. AI nantinya akan menjalankan proses pencarian dan pemesanan secara otomatis untuk mempercepat aktivitas pengguna.

Namun, fitur automated browsing ini hanya tersedia bagi pelanggan berlangganan AI Pro atau AI Ultra milik Google.

Google menegaskan bahwa seluruh kemampuan Gemini di Chrome Android tetap dilengkapi perlindungan keamanan yang sama seperti versi desktop. Sistem ini dirancang untuk melindungi pengguna dari ancaman baru seperti prompt injection atau manipulasi perintah AI.

Selain itu, Google juga menambahkan lapisan kontrol tambahan agar pengguna tetap memiliki kendali penuh atas tindakan AI. Untuk aktivitas sensitif seperti melakukan pembelian atau mengunggah konten ke media sosial, Gemini akan meminta konfirmasi pengguna sebelum menyelesaikan tugas.

Untuk dapat menggunakan fitur ini, perangkat Android minimal harus memiliki RAM 4GB. Sementara dari sisi sistem operasi, dukungan sudah tersedia mulai Android 12 ke atas.