Technologue.id, Jakarta – YouTube akan mematikan layanan aplikasi web “Leanback”. Fitur yang sudah sepuluh tahun ada di jejaring sosial berbagi video itu bakal lenyap dalam waktu dekat.

Berdasarkan informasi yang diungkap sumber anonim di Android Police (13/9/2019), saat pengguna mengakses situs web Leanback, ada sebuah pesan muncul yang menjelaskan bahwa fitur tersebut akan “hilang” di beberapa titik dalam waktu dekat. Namun sayangnya tidak disebutkan tanggal akhir beroperasinya.

Baca Juga:
YouTube Berencana Sembunyikan Komentar di Aplikasi Android

Fitur Leanback menawarkan pengalaman baru dalam menonton berbagai video yang terdapat di layanan mereka. Layanan ini menawarkan pengalaman menonton video di YouTube seperti menonton televisi, pengguna hanya perlu duduk manis tanpa harus menyentuh mouse, karena sepenuhnya menggunakan tanda panah dan tombol enter di keyboard.

Tidak diketahui alasan dibelakang mengapa Google menonaktifkan fitur ini. Kemungkinan besar ini merupakan upaya Google untuk membatasi kemampuan streaming dari PC home theater dan perangkat berbasis TV lainnya dari mengakses YouTube, kecuali ada perjanjian lisensi antara produsen dan Google.

Seperti yang diketahui, antarmuka leanback hanyalah sebuah aplikasi web, maka dapat digunakan pada Raspberry Pis, PC home theatre, Smart TV dengan browser web, dan banyak lagi.

Baca Juga:
Dear Youtuber, Waspada Phisher Menargetkan Akun Anda

Versi YouTube ini akan segera ditiadakan. Anda masih dapat melihat youtube.com dan mendapatkan pengalaman yang dioptimalkan pada perangkat yang didukung.

“Periksa toko aplikasi perangkat Anda untuk melihat apakah aplikasi YouTube tersedia untuk diinstal, atau lihat daftar perangkat yang didukung di yt.be/help/devices,” bunyi keterangan perusahaan.

Tentu saja, penghapusan aplikasi web YouTube leanback tidak akan memengaruhi aplikasi YouTube resmi yang menggunakan antarmuka yang sama. Android TV, Roku, dan platform TV lain yang didukung secara resmi menggunakan antarmuka ini dan jika ada, menonaktifkan aplikasi web akan membuatnya lebih fleksibel terhadap pembaruan baru.