Google Terus Ditekan untuk Beberkan Data Pengguna

ilustrasi Google (source: DigitalSpy.com)

Technologue.id, Jakarta – Teknologi dan privasi menjadi dua hal yang semakin tak bisa terpisahkan dalam beberapa tahun terakhir. Pasalnya, perusahaan seperti Google saat ini sanggup mengantongi miliaran data yang didapat dari penggunanya dari seluruh dunia. Jumlah itu pun makin bertambah hari demi hari seiring menarik atau vitalnya produk Google di mata netizen.

Sebagai contoh, Google mengklaim sejak tahun 2016 lalu, mereka sudah memiliki lebih dari 1 miliar pengguna aktif Gmail. Padahal, layanan surel tersebut baru memiliki 400 jutaan active user di tahun 2012.

Dengan kondisi seperti ini, maklum ketika Google kian sering didekati oleh pemerintah dari pelbagai negara. Untuk kebutuhan tertentu, misalnya penyelidikan jejak kriminal dari digital, raksasa internet itu diminta untuk memberikan akses ke data penggunanya.

Nah, di semester kedua 2016 kemarin, mereka telah menerima lebih dari 45 ribu request data user. Jumlah itu adalah yang terbanyak sepanjang Google mulai mencatatkan transparancy report di tahun 2010.

Jumlah request pemerintah ke data user per semester (source: Google Transparancy Report)

Dari permintaan akses ke data user Google dari Juli sampai Desember 2016 itu, banyak yang berasal dari pemerintah Amerika Serikat, tepatnya 13.682, dengan data user yang diminta secara spesifik 27.272.

Walau tak banyak, ternyata pemerintah Indonesia juga melakukan aktivitas yang sama. Sudah lima kali pemerintah Indonesia meminta izin Google untuk mengantongi data penggunanya. Sedangkan akun yang diminta untuk dibukakan secara spesifik ada 17 buah.

Secara terbuka, Google meminta agar pemerintah dari seluruh dunia bersedia berdiskusi terkait isu ini. Mungkin dalam beberapa bulan ke depan, masyarakat dapat mempelajari lebih lanjut pernyataan resmi dari Google mulai dari cakupan kekuatan hukum di dunia digital sampai bagaimana Google selaku perusahaan teknologi dan pelindung privasi user di dunia maya dapat dihormati.

 

Baca juga:

Google Ingin Berantas Penganggguran

Begini Cara Google Perangi Berita Hoax

Setiap Bulan, Google Maps Disisipi Ratusan Alamat Palsu