Technologue.id, Jakarta –  Google terus menambahkan fitur baru ke ekosistem layanannya. Kali ini, perusahaan menghadirkan kemampuan pelacakan paket langsung di Google Wallet, memungkinkan pengguna memantau status pengiriman barang tanpa harus membuka email atau aplikasi kurir secara terpisah.

Sekilas, integrasi ini mungkin terdengar tidak biasa. Google Wallet selama ini dikenal sebagai aplikasi untuk menyimpan kartu pembayaran, tiket digital, hingga kartu loyalitas. Namun ternyata, fitur pelacakan paket ini justru bisa menjadi tambahan yang cukup berguna bagi pengguna yang sering berbelanja online.

Cara kerjanya cukup sederhana. Google akan memindai kotak masuk Gmail pengguna untuk menemukan tanda terima digital, email konfirmasi pembelian, serta nomor pelacakan yang dikirim oleh toko atau layanan pengiriman.

Setelah informasi tersebut dikenali, Google Wallet akan secara otomatis menampilkan status paket yang sedang dalam perjalanan langsung di halaman utama aplikasi, berdampingan dengan kartu pembayaran yang tersimpan.

Pengguna dapat melihat informasi dasar seperti estimasi kedatangan paket, sekaligus membuka detail pelacakan yang lebih lengkap jika diperlukan.

Ketika paket sudah diterima, pengguna juga bisa menghapusnya dari daftar pelacakan. Bahkan, besar kemungkinan sistem akan membersihkan data paket yang sudah selesai dikirim secara otomatis setelah beberapa waktu.

Bagi pengguna lama layanan Google, fitur ini mungkin terasa familiar.

Sebelum era Google Discover seperti sekarang, Google pernah memiliki layanan bernama Google Now yang mampu menampilkan berbagai informasi kontekstual, termasuk status penerbangan, jadwal perjalanan, hingga pelacakan paket berdasarkan data yang ditemukan di Gmail.

Dengan hadirnya fitur baru di Google Wallet, Google tampaknya menghidupkan kembali salah satu kemampuan praktis tersebut dalam bentuk yang lebih modern dan terintegrasi.

Google menegaskan bahwa integrasi ini tidak akan mengubah atau memengaruhi email pelacakan yang diterima pengguna di Gmail.

Semua email konfirmasi pembelian dan pembaruan pengiriman tetap tersedia seperti biasa di kotak masuk. Google Wallet hanya memanfaatkan informasi tersebut untuk menyajikan ringkasan pelacakan yang lebih mudah diakses.

Dengan kata lain, pengguna tidak perlu khawatir kehilangan detail pengiriman atau perubahan status yang biasanya dikirim melalui email.

Sayangnya, fitur baru ini belum tersedia secara global.

Saat ini, pelacakan paket di Google Wallet baru diluncurkan untuk pengguna di Amerika Serikat. Google juga menyebutkan bahwa fitur tersebut mendukung sebagian besar pengecer besar dan format email yang umum digunakan.

Namun, pengguna tidak boleh berharap fitur ini bisa bekerja pada setiap toko online atau semua jenis email konfirmasi pembelian, terutama dari penjual kecil yang menggunakan format email yang berbeda.

Selain itu, ada satu syarat penting agar fitur dapat berfungsi. Pengguna harus memastikan bahwa opsi "Fitur Pintar Google Workspace" atau Google Workspace Smart Features telah diaktifkan di pengaturan Gmail mereka. Tanpa pengaturan tersebut, Google tidak akan dapat memproses informasi yang dibutuhkan untuk menampilkan data pelacakan paket.