Jakarta — Layanan dompet digital GoPay mengalami gangguan teknis yang cukup panjang pada hari ini, Selasa (28/7/2026). Para pengguna melaporkan kendala saat hendak melakukan berbagai transaksi, mulai dari mengisi saldo, membayar, hingga mentransfer uang.
Gangguan ini langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Kata kunci 'GoPay' bahkan masuk dalam jajaran trending topic di platform X, menandakan banyaknya keluhan yang disuarakan oleh pengguna setia layanan tersebut.
Sejumlah pengguna mengaku tidak bisa mengakses GoPay saat hendak menggunakan layanan transportasi online seperti GoRide maupun GoCar. Mereka terpaksa beralih ke metode pembayaran tunai sebagai alternatif sementara.
Di platform pemantau Downdetector, laporan mengenai gangguan pada aplikasi GoJek yang terhubung dengan GoPay mengalami lonjakan signifikan sejak pukul 12:00 siang. Hingga berita ini diturunkan, laporan gangguan masih terus berdatangan dari berbagai wilayah.
"Error GoPay sudah 4 jam," tulis salah satu netizen yang melaporkan keluhannya melalui Downdetector. Keluhan serupa juga disampaikan oleh pengguna lain yang mengaku kesulitan melakukan transaksi dasar.
Berdasarkan data Downdetector, sebanyak 96 persen pengguna melaporkan gangguan pada aplikasi mobile. Sementara itu, dua persen lainnya melaporkan kendala pada website, dan dua persen sisanya mengalami masalah saat proses login ke layanan.
"[Gojek] hanya mengizinkan uang tunai sebagai metode pembayaran. Saya hanya mau ke rumah dari sekolah," ungkap seorang netizen yang ikut melaporkan gangguan tersebut. Hal ini menunjukkan dampak langsung yang dirasakan oleh pengguna sehari-hari.
Menanggapi situasi ini, pihak manajemen GoPay buka suara. Mereka mengakui adanya kendala teknis yang berdampak pada pengalaman pengguna saat menggunakan aplikasi dompet digital tersebut.
"Tim internal kami sedang melakukan penanganan secara intensif untuk memulihkan layanan secepat mungkin," ujar Audrey Petriny, Head of Corporate Affairs GoPay, dalam keterangan resminya. Pihaknya memastikan bahwa proses pemulihan berjalan dengan baik.
Audrey juga menegaskan bahwa keamanan data dan saldo pengguna tetap menjadi prioritas utama. "Kami memastikan seluruh saldo dan data pengguna tetap aman," imbuhnya, mencoba meredakan kekhawatiran yang mungkin muncul di kalangan pengguna.
Manajemen GoPay mengimbau pengguna untuk hanya menghubungi melalui kanal resmi layanan pelanggan. Salah satu kontak yang disediakan adalah alamat email cs@gopay.co.id untuk melaporkan kendala atau menanyakan informasi lebih lanjut.
Selain itu, Audrey mengingatkan pengguna untuk selalu waspada terhadap potensi penipuan. Ia meminta agar pengguna tidak membagikan OTP, PIN, maupun data pribadi kepada siapa pun dengan alasan apapun.
"GoPay tidak pernah meminta data tersebut kepada pelanggan," tegas Audrey. Imbauan ini penting mengingat maraknya modus penipuan yang memanfaatkan situasi gangguan layanan seperti saat ini.
Gangguan GoPay ini menjadi pengingat bagi pengguna untuk selalu memiliki metode pembayaran alternatif. Meski demikian, pihak manajemen terus berupaya agar layanan dapat kembali normal dalam waktu singkat.
Pengguna diharapkan bersabar dan terus memantau informasi resmi dari GoPay. Perkembangan terkait pemulihan layanan akan diumumkan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.