Grab Siapkan Hadiah Rp133 Juta, Mau?

Ilustrasi Grab (source: Grab)

Technologue.id, Jakarta –  Program bug bounty – atau hadiah untuk penemu celah keamanan – yang biasa dihelat perusahaan teknologi sekelas Google dan Facebook ternyata juga diadakan oleh Grab. Platform pemesanan transportasi dan mobile payment itu mempersilakan para peretas untuk mengidentifikasi kelemahan dalam sistem keamanannya dengan hadiah yang cukup menggiurkan.

Ya, pada Technologue.id (14/07/17), Grab telah menyiapkan hadiah mulai dari USD 100 hingga USD 10.000 (atau sekitar Rp1,3 juta sampai Rp133 jutaan) untuk para bug bounty hunter.

Untuk menjalankan program ini, Grab telah bekerja sama dengan HackerOne, penyedia platform pengungkap bug bounty dan kerentanan terkemuka. Startup yang bermarkas di Singapura ini pun tergabung dengan 800-an perusahaan ternama lain yang juga menggunakan jasa HackerOne, seperti Twitter, Nintendo, dan Starbucks. HackerOne sendiri telah mengatasi hampir 200 kerentanan dengan jaringan lebih dari 100 ribu peretas.

“Kami yakin tidak ada teknologi yang sempurna, sehingga bekerja sama dengan para peneliti keamanan berketerampilan yang memiliki portfolio beragam menjadi krusial untuk menciptakan teknologi seaman mungkin,” jelas Ditesh Kumar, Director of Engineering Grab, secara tertulis (14/07/17).

“Diperkenalkannya program bug bounty milik Grab kepada publik menandakan komitmennya untuk bekerja sama dengan komunitas peretas terbesar guna melindungi lebih dari 45 juta penggunanya,” Alex Rice, CTO dan founder HackerOne, menambahkan.

 

Baca juga:

Grab Mulai Seusaikan Tarif dengan Peraturan yang Berlaku

Tegaskan Kepedulian Terhadap Driver, Grab Gelar 2 Program

Sudah Kenal GrabNow, Layanan Baru dari Grab?