Harumkan Indonesia, Ini Deretan Prestasi EVOS ESPORTS

Technologue.id, Jakarta – Indonesia patut diperhitungkan dalam kejuaraan eSports tingkat dunia. Pasalnya, sebagai salah satu tim eSports terbesar dan tersukses di Asia Tenggara, EVOS telah menorehkan banyak prestasi di kompetisi nasional ataupun internasional.

Prestasi terhangat yang diraih adalah EVOS Legend memenangkan kejuaraan dunia Mobile Legends M1 Bang Bang World Championship 2019 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia minggu lalu. Prestasi ini didapatkan EVOS setelah berhasil keluar sebagai juara turnamen Mobile Legends Professional League (MPL) Indonesia season 4 di Tennis Indoor Senayan Oktober lalu.

Baca Juga:
Patahkan Kutukan 3 Musim, EVOS Akhirnya Juarai Mobile Legends Premier League Indonesia Season 4

Menurut Natalia Inggrid, Manager Main Team Mobile Legend EVOS, untuk menjadi juara di Mobile Legends M1 Bang Bang World Championship 2019 tidaklah mudah, namun keyakinan bendera merah putih dapat kembali berkibar di kejuaraan internasional merupakan salah satu faktor pendorongnya.

Kemudian di bulan April 2019, skuat EVOS Capital berhasil menjadi juara di turnamen Free Fire World Cup 2019 Thailand. EVOS berhasil keluar sebagai juara dengan perolehan skor akhir sebanyak 1695 poin. Salah satu atlet EVOS, Saeful Mr.13 juga mendapatkan predikat Most Kills of Tournament pada kejuaran dunia Free Fire ini.

Kristiawan Eko Susilo, Manager Tim EVOS Free Fire, merasa bangga bendera merah putih dapat berkibar di arena turnamen Free Fire World Cup 2019. “Hal ini semakin memperkuat eksistensi tim esports Indonesia dalam kejuaraan esports tingkat dunia,” tambahnya.

Selain unggul dalam Free Fire, Bulan Februari lalu EVOS AOV memenangkan AOV Star League (ASL) season 2 yang membuat EVOS berhak mewakili Indonesia dalam turnamen AWC (AOV World Cup) 2019 di Vietnam. EVOS AOV mendapatkan predikat “Treble Winner” karena memenangkan dua kejuaraan besar AOV di Indonesia sebelumnya, seperti ASL dan Kaskus Battleground.

Baca Juga:
Jual Merchandise Resmi, Evos Esports Buka Gerai Offline Pertama

Hilmy Khairy, Manager team EVOS AOV, mengatakan, “Walaupun usia EVOS baru memasuki tahun ketiga, pastinya kami bersyukur atas pencapaian EVOS AOV hingga saat ini. Sama seperti olahraga lainnya, kehadiran esports juga sangat kuat dalam membangun spirit kebangsaan dan meningkatkan martabat bangsa Indonesia di mata dunia.”

Bulan November ini, EVOS yang tergabung dalam timnas Indonesia akan diterbangkan ke Filipina untuk bertanding pada cabang eSports di SEA Games 2019. EVOS AOV akan mewakili Indonesia di cabang AOV setelah berhasil meraih juara dari 8 tim terbaik yang berasal dari ASL (AOV Star League) dan ANC (AOV National Championship). Tak hanya itu, skuat EVOS juga tergabung dalam susunan roster timnas Mobile Legends untuk SEA Games 2019 dan EVOS Rekt terpilih menjadi kapten tim tersebut.

Recent Articles

Summoners War: Legacy, Komik Spin-Off dari RPG Mobile Populer

Technologue.id, Jakarta - Penerbit Summoners War, Com2uS dan Skybound/Image Comics, umumkan karya terbaru mereka Summoners War: Legacy, spin-off buku komik dari RPG...

Pangsa Pasar Apple dan Xiaomi Turun di Semester 1 2020

Technologue.id, Jakarta - Tingginya tensi antara dua negara besar, Amerika Serikat dan Tiongkok karena perang dagang, membuat smartphone Huawei justru lebih diminati...

Galaxy Note Series Makin Kencang, Makin Produktif

Technologue.id, Jakarta - Samsung Galaxy Note Series telah mengubah persepsi orang tentang kemampuan sebuah smartphone. Lewat seri terbaru Galaxy Note20 Series, Samsung...

Bocoran PUBG Mobile Season 15: Tanggal Rilis, Fitur, Outfit, dan Hal Baru Lainnya

Technologue.id, Jakarta - Developer PUBG Mobile sudah menyusun season 15 bahkan sebelum season 14 resmi berakhir, beberapa fitur baru disiapkan untuk masa...

Diguyur Investasi, Ayoconnect Bangun Open Bill Network Pertama di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan teknologi keuangan Indonesia Ayoconnect mengumumkan pendanaan Pra-Seri B senilai US$5 juta dari investor strategis global untuk membangun jaringan...

Related Stories