Baca juga:
Samsung Segera Luncurkan Ponsel Kelas Menengah dengan Dual-Camera?
Kendati pasar virtual reality dihuni pemain-pemain seperti Oculus, Sony, hingga Google, Vive berhasil menjadi opsi yang menarik di mata konsumen. Bahkan di akhir tahun lalu, HTC diisukan bakal membuat Vive generasi dua dengan codename Oasis. Di satu sisi, rumor ini bisa jadi pertanda bahwa Vive punya potensi besar.Baca juga:
Microsoft Cukupkan Xbox One Sampai di Sini
Meskipun begitu, bisnis smartphone HTC memang tengah meradang. Mereka kesulitan untuk menstabilkan penjualan dan bersaing dengan produk-produk buatan China yang tak kalah mumpuni dan kompetitif dari segi harga. Akan tetapi, produk terakhir mereka yaitu U11 bisa menunjukkan taringnya di pasaran. Dari klaim HTC, gawai yang masuk ke pasaran mulai Juni 2017 itu rapor penjualannya telah lebih baik daripada produk terdahulu mereka, M10 dan M9.Baca juga:
Entah apakah benar HTC dijual karena bangkrut. Sebab Juni ini, pemasukan perusahaan 20 tahun tersebut telah naik 8 persen daripada bulan yang sama tahun lalu. Revenue tertinggi dalam enam bulan terakhir ini bahkan telah menyentuh angka Rp3 triliun. HTC pun memilih untuk bungkam. Karena CNBC yang coba mengonfirmasi kabar ini tak digubris.