Technologue.id, Jakarta – Setelah sempat diblokir oleh Google saat perang dagang AS-Tiongkok memanas pada beberapa waktu lalu, banyak rumor yang mengatakan bahwa Huawei akan menyiapkan Hongmeng OS sebagai pengganti Android. Namun kini, sistem operasi tersebut tidak dirancang untuk smartphone.

Baca Juga:
Huawei Uji Satu Juta Unit Smartphone Berbasis Hongmeng OS

Mengutip dari GSMArena (19/07/19), pada sebuah acara di Belgia, Catherine Chen, salah satu VP di Huawei mengatakan bahwa Hongmeng OS tidak pernah dirancang untuk menggantikan Android, melainkan dikembangkan untuk keperluan bisnis dan perangkat Internet of Things (IoT).

Lebih detailnya, Chen juga mengatakan bahwa Hongmeng OS baru-baru ini memang sudah memiliki merek dagang. Meski begitu, ia menegaskan kalau sistem operasi itu penggunaannya ditujukan bagi industri dan telah dikembangkan jauh sebelum terjadinya perang dagang.

Baca Juga:
Huawei Tidak Jadi Gunakan Sistem Operasi Buatan Sendiri?

Walaupun tak diperuntukkan bagi smartphone, Chen menambahkan bahwa Hongmeng OS memiliki waktu latensi yang sangat rendah jika dibandingkan dengan sistem operasi smartphone lainnya. Tak cuma itu, baris kode pemrograman sistem operasi buatan Huawei itu juga lebih ringkas sehingga performanya diyakini lebih optimal.

Hingga saat ini, Huawei sendiri belum memberikan detail soal perangkat apa saja yang nantinya bakal mengadopsi Hongmeng OS. Mereka juga tampaknya belum ada kerja sama khusus dengan berbagai vendor hardware agar bisa memasukkan sistem operasi tersebut ke dalam platformnya.