Technologue.id, Jakarta – Jumlah pelanggan telekomunikasi yang masih memakai perangkat 2G terbilang cukup tinggi di Indonesia. Perangkat ponsel ftiur dengan dukungan teknologi 4G LTE mulai bermunculan untuk mendorong pelanggan yang masih berada di 2G migrasi ke teknologi terbaru.

Sebut saja, Blaupunkt yang belum lama ini meluncurkan ponsel fitur berteknologi 3G dan 4G, Soundphone C1 dan C3 yang dibanderol sekitar Rp 500 ribuan. Ada pula Andromax Prime yang bisa digunakan untuk WhatsApp dan internetan di jaringan 4G yang dipasarkan seharga Rp 350 ribuan.

Baca juga : Sambut Tren AI,Huawei Pamer Kemampuan Kirin 970

Langkah menghadirkan ponsel fitur berteknologi 4G diklaim untuk mempercepat migrasi pelanggan yang sebelumnya bertahan di teknologi lawas yang jumlahnya masih sangat besar. Hal tersebut diharapkan bisa mengoptimalkan penggunaan jaringan 4G yang sudah disiapkan operator telekomunikasi.

Meski pasar pengguna 2G yang perlu dipindahkan ke jaringan 4G masih besar, Huawei mengaku belum berminat untuk menghadirkan ponsel fitur 4G. Pasalnya, mereka masih belum melihat kebutuhan pasar akan ponsel fitur berteknologi 4G LTE masih belum terlihat.

Baca juga : Huawei Buka Program Beta Oreo untuk Pengguna Mate 9

“Huawei berfokus untuk menjawab kebutuhan pasar dengan inovasi teknologi yang kami miliki. Hingga saat ini, tidak ada rencana Huawei untuk masuk ke pasar ponse fitur dengan dukungan 4G LTE,” ujar Johnson Ma, Country Director Huawei Consumer Business Group Indonesia.

Lebih lanjut, Johnson menyatakan smartphone masih menjadi salah satu fokus perusahaannya dalam menyediakan perangkat mobile berteknologi 4G LTE. Perusahaannya mengaku telah melakukan investasi di ranah riset dan pengembangan demi menghadirkan perangkat smartphone 4G yang berkualitas baik.

Baca juga: Smartphone Empat Kamera Huawei Sudah Mendarat di Malaysia, Indonesia Kapan?

“Huawei telah berkomitmen menginvestasikan dana dalam jumlah besar untuk riset dan pengembangan supaya bisa melahirkan produk yang mampu menjawab kebutuhan pelanggan. Selain itu, kami juga melakukan riset pasar untuk seluruh dunia, bukan hanya Indonesia dan kebutuhan terkait ponsel fitrur 4G belum kelihatan,” imbuh Johnson.

Huawei baru saja mengumumkan produk smartphone terbarunya, Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro yang menggunakan chipset Kirin 970. Chipset terbaru buatan Huawei itu diklaim telah mendukung teknologi articial intelligence (AI) yang akan ngetren di dunia teknologi masa depan.