Technologue

Huawei Ungkap Laporan Keuangan 2019, Akui Alami Kondisi Rumit

Technologue.id, Jakarta – Huawei merilis Laporan Tahunan 2019, dengan catatan pertumbuhan bisnis yang menguat. Pendapatan penjualan tahunan tercatat sebesar CNY858,8 miliar atau meningkat 19,1 persen dari tahun sebelumnya. Sementara laba bersih perusahaan tercatat sebesar CNY62.7 miliar.

Sepanjang tahun lalu, raksasa teknologi asal Tiongkok itu menginvestasikan CNY131.7 miliar untuk riset dan pengembangan (R&D), atau 15,3 persen dari total pendapatan. Dalam sepuluh tahun terakhir, Huawei mengklaim telah menginvestasikan CNY600 miliar untuk kebutuhan R&D.

Baca Juga:
Pertama Kali dalam Sepuluh Tahun Terakhir, Huawei Alami Penurunan Penjualan

Eric Xu, Rotating Chairman di Huawei Technologies, mengatakan bahwa lingkungan eksternal akan semakin rumit di masa mendatang. Oleh sebab itu, mereka perlu terus meningkatkan daya saing produk dan layanan, mempromosikan inovasi terbuka, dan menciptakan value yang lebih besar bagi pelanggan dan masyarakat.

“Ini adalah satu-satunya cara kita dapat memanfaatkan peluang dari transformasi industri digital, serta mempertahankan pertumbuhan yang kuat dalam jangka panjang,” kata Xu, melaporkan Huawei 2019 Annual Report melalui live streaming dari Shenzhen, China, Selasa (31/3/2020).

Seperti diketahui,Huawei masih tersandung masalah dengan Amerika Serikat mengenai keamanan siber dalam perangkat 5G miliknya. Badan pemerintah Amerika Serikat dan sekutunya melarang penggunaan perangkat Huawei setelah Huawei dicurigai sebagai mata-mata pemerintah China.

Negara pimpinan Donald Trump tersebut melarang penggunaan perangkat Huawei dalam jaringan dan infrastruktur data pemerintah. Kondisi ini sempat membuat Huawei kelabakan.

Namun perusahaan tidak loyo mengejar klien di lini bisnis jaringan (carrier). Lewat 5G, Huawei mencatatkan pertumbuhan CNY296,7 miliar, atau naik 3,8% YoY. Hal tersebut didorong oleh peluncuran berbagai solusi 5G dan RuralStar yang difokuskan agar dapat mengatasi masalah coverage di daerah terpencil. Solusi ini pun digunakan di lebih dari 50 negara dan wilayah.

Baca Juga:
Huawei Masih Diblokir AS, Google Mulai Bertindak

Pencapaian lini bisnis konsumen Huawei mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 34 persen menjadi CNY467,3 miliar. Hal ini didorong peningkatan pangsa pasar global untuk produk ponsel pintar dan juga pengembangan ekosistem Seamless AI Life di semua skenario dan perangkat, termasuk komputer pribadi, tablet, wearable, dan layar pintar

“Bisnis konsumen Huawei terus mengalami pertumbuhan yang kuat, dengan total 240 juta smartphone dikirimkan sepanjang tahun,” ungkap Xu.

Kemudian dalam lini bisnis enterprise, lewat solusi yang berkaitan dangan komputasi awan, big data, kecerdasan buatan (AI) dan internet of things (IoT), Huawei mencatat peningkatan penjualan sebesar 8,6 persen menjadi CNY89,7 miliar sepanjang tahun 2019.